- Komunitas Blogger Bekasi - http://bloggerbekasi.com -

Kisah Seorang HRD

Posted By tawvic On September 4, 2010 @ 5:07 AM In Intermezzo | 3 Comments

[1]Seorang HRD di sebuah perusahaan terkenal sedang asik memilah milah berkas-berkas lamaran pekerjaan dari para calon karyawannya. Satu persatu berkas-berkas yang tertutup rapih dalam amplop coklat besar ia buka dan ia perhatikan dengan seksama. Keesokan harinya, sang HRD memanggil para calon karyawan tersebut ke kantornya, untuk dilakukan wawancara lisan sekaligus ingin mengetahui seberapa niatkah para calon karyawan tersebut bekerja diperusahaannya. Selama kurang lebih 4 jam, HRD mewawancarai para calon karyawannya, selama itulah ia harus bertatap muka dengan orang-orang yang berbeda dan berlatar belakang yang berbeda juga.

Setelah acara wawancara terhadap calon karyawannya selesai, sang HRD memanggil seorang OB dan menyuruhnya masuk kedalam ruangannya. Tak lama, OB pun datang dan berdiri hormat didepan meja HRD, ia pun bingung karena di meja tersebut ada dua bagian amplop berkas pelamar. Bagian pertama adalah 2 berkas yang bertuliskan “Gila” pada setiap amplop pelamar, sedangkan dibagian kedua adalah 4 berkas yang bertuliskan “waras” pada setiap amplop pelamar. Lalu sang OB bertanya

OB : “Apakah berkas yang bertuliskan Gila ini saya buang pak?”

HRD : “Justru kamu harus buang berkas-berkas pelamar yang sudah saya tuliskan waras”

OB : “Lho kenapa begitu pak?, apakah bapak ingin memberikan pekerjaan pada pelamar yang sudah gila?”

HRD : “Saya tidak butuh orang waras, karena perusahaan ini telah banyak orang-orang warasnya”

OB : “Maksud bapak?”

HRD : “Orang Gila pasti memiliki ide-ide gila karena otaknya sudah tidak waras sedangkan orang waras tidak akan mempunyai ide-ide gila karena otaknya sudah tidak gila”

OB : “Maaf Pak saya baru mengerti…”

HRD : “Seharusnya kamu sudah mengerti dari dulu karena perusahaan kita adalah perusahaan iklan, bukan perusahaan Notaris ataupun jasa pengacara”

OB pun berlalu pamit meninggalkan ruangan HRD sambil membawa berkas-berkas pelamar yang bertuliskan ‘waras’, sedangkan berkas-berkas berlabel ‘gila’ sudah disimpan baik-baik oleh sang HRD untuk digunakan sebagai perbandingan mana orang gila yang paling gila.

Cerita diatas hanyalah sebuah intermezo, cerita ini diangkat nyata dari sebuah cerita bunga tidur saya, memang cukup aneh mendapatkan sebuah cerita didalam mimpi. Namun cerita ini mengandung arti kalau orang gila pun bisa menjadi seorang yang berpikiran luar biasa, kalaupun anda merasa terlalu gila dalam membuat ide-ide briliant, dipastikan anda adalah seorang yang berpikir maju dan lain daripada yang lain…. gila untuk berkembang hehehehee….


Article printed from Komunitas Blogger Bekasi: http://bloggerbekasi.com

URL to article: http://bloggerbekasi.com/2010/09/04/kisah-seorang-hrd.html

URLs in this post:

[1] Image: http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/09/Imam-Abdillah-Jakarta-Menjadi-Gila.jpg

Copyright © 2009 Komunitas Blogger Bekasi : http://www.bloggerbekasi.com. All rights reserved.