Bingung Mencari Tempat Wisata di Bekasi
Bekasi-Ku Sunday, January 15th, 2012 687 views
Print Artikel Ini
Musim liburan kemarin kami sempatkan untuk pergi ke Bogor dan Bandung. Di Bogor, berhubung dekat dengan rumah nenek, saya mengajak anak-anak ke Curug Luhur. Sebuah wisata alam yang dulu sering saya kunjungi. Hitung-hitung bernostalgia. Perubahan drastic saya lihat di sana. Sekarang sudah diramaikan kehadiran wisata air semacam waterboom, sehingga menjadi tempat alternative banyak keluarga. Double wisata, melihat dan mandi di curug lalu bisa melanjutkan memanjakan anak-anak di kolam renang.
Esok harinya, giliran Bandung yang kami singgahi. Piknik diawali dengan Ciater. Anak-anak begitu antusias berenang di air panas. Merelaksasi badan sekaligus mengobati kutu air, kurap, panu, eksim, hehe…
Setelah dari Ciater, kami menghabiskan malam di Cihampelas Walk alias Ciwalk. Menghabiskan malam dan menghabiskan uang untuk belanja. Macam-macam yang dibeli, namanya juga pelancong. Ada kaos, celana, keripik, tape, brownies, …
Namun, sebagai warga Bekasi, saya agak miris juga ya. Kenapa tidak ada satu tempatpun di Bekasi yang ingin anak-anak kunjungi selain Metropolitan Mall atau nonton di XXI Giant. Alasan mereka dua: yang pertama, bosan! Bosan karena tempatnya itu-itu saja. Yang kedua, mau ke mana? Memang ada tempat wisata lain di Bekasi yang belum dikunjungi ?
Agar tidak kesalahan, saya search juga di internet. Di sebuah situs menyebutkan wisata di Bekasi ada Taman Buaya yang berlokasi di Serang Baru, Padang Golf Jababeka (saya agak bingung, bagaimana piknik di taman golf ya? Atau dengan kata lain, bukan kelas saya main-main di padang golf). Tempat wisata lainnya yang disebutkan adalah Waterboom Cikarang (Naah.. karena seringnya dikunjungi, anak-anak malah tidak ingin pergi ke sana kali ini).
Ada juga Saung Ranggon yang merupakan salah satu obyek wisata sejarah yang berlokasi di desa Cikedokan Kecamatan Cikarang Barat. Bangunan sejarah ini sudah ada sejak abad ke 16. Dibangun oleh Pangeran Rangga yang merupakan salah satu keturunan dari Pangeran Jayakarta. Perlu juga dicoba lain waktu ke sana. Siapa tahu mumpuni untuk menambah pengetahuan anak-anak.
Tempat berikutnya adalah Karang Kitri, yang merupakan obyek wisata perkemahan alam yang memiliki pemandangan indah dan menarik. Dilengkapi oleh fasilitas outbound dan perkemahan yang lengkap. Berlokasi di Karang Mulya, Kecamatan Bojong Mangu.
Lalu ada Kota Deltamas yang merupakan kawasan wisata dan bisnis serta perumahan dengan gaya arsitektur perpaduan Eropa dan Amerika. Berlokasi di kecamatan Cikarang Pusat. Namun, karena saya sering mendatangi Diknas Kabupaten Bekasi yang berlokasi di tempat yang sama, maka menurut saya sih ini bukan tempat wisata.
Nah, yang lebih menyedihkan lagi untuk anak-anak adalah Gedung Joeang 45 yang ada di Tambun. Pasalnya, anak-anak merasa aneh untuk pergi ke sana. Tempatnya yang berada di sekitar Pasar Tambun dan sering dilewati menjadi tidak greget lagi. Malah yang menarik buat anak-anak adalah blambir atau mobil pemadam kebakaran yang memang tempatnya di pekarangan Gedung Joeang.
Di situs yang lain agak lebih menarik, yaitu tentang wisata pantai di Bekasi. Ada Pantai Muara Bendera yang sedang dalam pengembangan di Desa Pantai Bahagia Kecamatan Muara Gembong. Hutan Bakau dan beberapa jenis satwa bisa menjadi tempat wisata pendidikan yang baik untuk anak-anak. Ada Pantai Muara beting juga di Desa Pantai Bahagia, Muara Gembong. Juga ada di Desa Pantai Sederhana Muaragembong, 40 km dari tol Cikarang. Selain hutan bakau, pesisir pantai penuh dengan tambak ikan dan udang milik warga.
Sedikitnya tempat wisata di Bekasi dan kurangnya informasi yang diberikan kepada warga membuat tempat-tempat tersebut kurang peminat. Menjadi tanggung jawab kita juga untuk memikirkan bagaimana caranya Bekasi menjadi salah satu tempat wisata alternative yang bisa dipertimbangkan untuk dikunjungi. Apalagi jika ada tempat seperti Cihampelas Walk di Bandung atau Malioboro di Jogja yang sekaligus bisa dijadikan pusat oleh-oleh.
Mungkin komunitas yang banyak terbentuk di Bekasi bisa menjadi salah satu corong berita dan informasi untuk semua warga. Cara mengenalkan situs juga bisa dengan mengadakan acara-acara di lokasi wisata tersebut. Untuk mengenalkan anak-anak kepada lingkungan pantai, dinas pariwisata atau lingkungan hidup bisa bekerja sama dengan dinas pendidikan, misalnya dengan adanya program belajar menanam bakau atau melakukan pengamatan ekosistem pantai.
Sumber : http://thearoengbinangproject.com/2010/10/tempat-wisata-bekasi/
www.indotravelers.com/jawa-barat/bekasi/index.html
ditulis juga di: http://mugiekonomi.wordpress.com/2012/01/10/bingung-mencari-tempat-wisata-di-bekasi/
Print Artikel Ini


