Stories written by amriltgPria metropolis dan kurang atletis yang lahir di Hari Kamis ini hanyalah seorang blogger narsis, kerap berpakaian necis serta menghindari hal yang najis-najis. Lelaki Berkumis tipis ini juga menggemari kue pukis dan sayur buncis. Sangat jarang meringis karena senantiasa memamerkan senyum manis yang selalu bikin hidung gadis kembang kempis. Begitu kepingin berwisata ke Paris, meski hanya sekedar pipis dibawah gerimis. Tinggal di Cikarang bersama istri dan kedua buah hatinya, Rizky dan Alya. Menulis dan ngeblog adalah sebuah aktifitas bagi dirinya untuk curhat sekaligus melampiaskan hasrat. Saat ini selain menjadi penasehat Komunitas Blogger Makassar AngingMammiri juga menjadi penasehat Komunitas Blogger Bekasi (www.bloggerbekasi.com).
Kunjungi "rumah virtual"-nya di www.daengbattala.com
Posted by amriltg
Wawancara
Tuesday, August 9th, 2011
Saya mengenal pertama kali Pak Hazairin Pohan saat bertindak sebagai moderator dalam sosialisasi Komunitas ASEAN 2015 di Makassar bulan Desember 2010 lalu dimana saat itu beliau menjadi salah satu narasumbernya bersama mantan Rektor UNHAS dan Duta Besar Indonesia untuk Iran Prof.DR.Basri Hasanuddin MA. Percakapan saya dan beliau berlangsung hangat, terlebih saat mengetahui Pak Pohan-demikian saya [...]
Posted by amriltg
Laporan Warga
Tuesday, August 9th, 2011
Minggu sore (7/8), dengan menumpang sepeda motor Honda Revo kesayangan, saya bersama si sulung Rizky menuju kediaman pak Saparjan, di Jl. Antilop IV Blok E.3 No.2 Perum Cikarang Baru, Kota Jababeka. Rumah pak Parjan relatif dekat dengan rumah saya di Jl.Antilop 5 yang menjadi tuan rumah pelaksanaan acara kopdar (kopi darat) ke-23 Mailing List Cikarang [...]
Posted by amriltg
Artikel
Friday, August 5th, 2011
Pada sebuah kesempatan ke Kota Palembang sebagai moderator dalam acara Blogilicious bulan lalu, saya sangat beruntung dapat “oleh-oleh” spesial DVD Film Linimasa dari mas Donny BU, dosen dan Senior Associate Researcher of Indonesian ICT Partnership - ICT Watch, Indonesia yang kebetulan menjadi pembicara Etika Blogging dalam event Blogilicious Palembang tersebut. Film itu saya tonton dirumah [...]
Posted by amriltg
Wawancara
Sunday, July 10th, 2011
Saya dan Pak Pray dalam sebuah kesempatan kopdar Kompasiana, 2009 Nama Prayitno Ramelan belakangan ini sangat terkenal menjadi sosok yang identik dengan ikon Pengulas soal-soal intelijen dan terorisme di Indonesia. Beberapa kali lelaki yang sejak 2002 menjadi purnawirawan, dengan jabatan terakhir sebagai Penasihat Menteri Pertahanan Bidang Intelijen (Era Bpk.Matori Abdul Djalil, Alm), serta pangkat terakhir Marsekal [...]
Posted by amriltg
Agama
Wednesday, July 6th, 2011
Tanpa terasa pelupuk mata saya basah membaca berita di media online kemarin pagi. Kabar soal wafatnya Da’i sejuta umat KH.Zainuddin MZ di Rumah Sakit Pusat Pertamina Selasa (5/7) pukul 09.15 karena serangan jantung, sungguh sangat menghentak batin. Begitu tiba-tiba. Dan kenangan-kenangan masa lalu ketika saya masih seorang mahasiswa muda di kampus UNHAS dan mengidolakan sosok Dai’i [...]
Posted by amriltg
Wawancara
Saturday, July 2nd, 2011
Saya mengenal sosok Wijayakusumah atau akrab dipanggil Om Jay yang berbodi montok, ramah, bersahaja dan selalu tersenyum ini pada kopdar perdana Kompasiana 2 tahun silam. Rasanya betah ngobrol bersama blogger dan guru TIK SMP Labschool Rawamangun Jakarta tersebut dengan bahan pembicaraan yang tak kunjung habis serta selera humornya yang tinggi. Sosok yang juga pernah menjadi [...]
Posted by amriltg
Buku
Friday, July 1st, 2011
Judul Buku : Cintaku Lewat Kripik Balado Penulis : Linda Djalil Prolog : Putu Wijaya Epilog : Jodhi Yudono Penerbit : Penerbit Buku Kompas , Juni 2011 Halaman : xii + 244 Halaman Ukuran : 14 cm x 21 cm ISBN : 978-979-709-577-2 Saya senantiasa menjadi penggemar karya-karya puisi mbak Linda Djalil di Kompasiana. [...]
Posted by amriltg
Puisi
Friday, June 17th, 2011
Kaki-kaki Jembatan Ampera yang kokoh menghunjam pada dasar batang sungai anggun mengalir, seakan bertutur tentang kisah-kisah yang berlalu dari musim ke musim, tentang cinta, harapan, impian, juga kehilangan Dan di tepian Musi, mengenangmu bersama senja yang jatuh perlahan Bagai menyibak garis-garis samar bayangmu pada riak air dan pantulan muram cahaya petang matahari diatasnya Ketika menemukanmu [...]
Komentar Terbaru