<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Komunitas Blogger Bekasi &#187; ihsanara</title>
	<atom:link href="http://bloggerbekasi.com/author/ihsanara/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bloggerbekasi.com</link>
	<description>Menembus Tapal Batas........</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 May 2012 07:19:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Kagum dengan Dua Umar</title>
		<link>http://bloggerbekasi.com/2011/12/24/kagum-dengan-dua-umar.html</link>
		<comments>http://bloggerbekasi.com/2011/12/24/kagum-dengan-dua-umar.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Dec 2011 02:01:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ihsanara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[umar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerbekasi.com/?p=13956</guid>
		<description><![CDATA[Siapa yang tidak kenal dengan dua Umar ini, namanya melegenda dan menjadi generalisasi dari pemimpin yang adil. Mereka ialah Umar bin Khatab dan Umar bin Abdul Aziz. Dari dua sosok inilah kita akan belajar bagaimana seni memimpin dan bagaimana seharusnya pemimpin saat ini. Kami mulai dari Umar bin khatab terlebih dahulu, khalifah kedua setelah Rasulullah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://4.bp.blogspot.com/-vxc97ZXAU-k/TccZMtV4jEI/AAAAAAAAAX8/Q2_OEJFyWjQ/s1600/41+dua+Umar.jpg"><img class="aligncenter" src="http://4.bp.blogspot.com/-vxc97ZXAU-k/TccZMtV4jEI/AAAAAAAAAX8/Q2_OEJFyWjQ/s1600/41+dua+Umar.jpg" alt="" border="0" /></a></p>
<p>Siapa yang tidak kenal dengan dua Umar ini, namanya melegenda dan menjadi generalisasi dari pemimpin yang adil. Mereka ialah Umar bin Khatab dan Umar bin Abdul Aziz. Dari dua sosok inilah kita akan belajar bagaimana seni memimpin dan bagaimana seharusnya pemimpin saat ini.</p>
<p>Kami mulai dari Umar bin khatab terlebih dahulu, khalifah kedua setelah Rasulullah SAW ini ialah sosok yang berperawakan tinggi besar, namun memiliki hati selembut sutera bahkan lebih lembut lagi.</p>
<p>Suatu ketika Umar terlihat oleh sahabatnya, <a href="http://www.penaaksi.com/2010/03/abdurrahman-bin-auf-kaya-karena-sering.html">Abdurahman bin Auf</a> sedang sholat, namun nampak sajadahnya terlihat amat lapuk. Kemudian Aburahman ingin memberikan hadiah sajadah baru untuk khalifahnya, namun ia tahu betul jika ia yang memberikannya langsung maka Umar akan marah, karena Umar memiliki gaya hidup zuhud (sederhana) sehingga ia memberikan sajadah itu kepada istrinya umar, ketika diberikan kepada umar oleh istrinya, Umar berkata “dari siapa sajadah ini?”, istrinya menjawab “dari <a href="http://www.penaaksi.com/2010/03/abdurrahman-bin-auf-kaya-karena-sering.html">Abdurahman bin auf</a>”, lantas Umar berucap “kembalikan”. Sebuah fragmen kesederhanaan dari seorang pemimpin kala itu.</p>
<p>Ada pula ketika Umar berkunjung ke suatu daerah kemudian beliau disuguhkan makanan yang amat enak lagi mewah. Kemudian Umar bertanya pada sang gubernur, “apakah makanan ini ,makanan yang dimakan oleh rakyatmu?”, sang raja menjawab,”tentu tidak, ini hanya untuk engkau”. Lantas Umar dengan tegas berucap, “aku tidak akan makan sebelum rakyatmu memakan makanan ini, dan biarlah aku makan paling akhir&#8221;.</p>
<p>Umar yang kedua ialah Umar bin Abdul Aziz, seorang pemimpin fenomenal saat itu. Memang tidak lama beliau memimpin tetapi sungguh hasil kepemimpinannya hidup lebih lama dibanding masa memimpinnya. Kala itu sudah sudah malam tetapi sang Umar masih bekerja di ruang kerjanya dengan sebuah lilin, tak lama anaknya hendak masuk ke dalam ruangan. Ketika anaknya masuk untuk berbicara dengan ayahnya, lantas Sang Umar meniup lilinnya sekejap ruangan menjadi gelap gulita dan keduanya tidak dapat saling melihat. Sang anak keheranan, dan kemudian bertanya “ayah, kenapa lilinnya dimatkan??”. Kemudian Sang Umar menjawab,”tadi ayah sedang mengerjakan tugas negara dan lilin itu juga punya negara, oleh karenanya engkau datang ke sini untuk berbicara bukan tentang negara maka ayah matikan lilinnya, tunggulah sejenak pelayan sedang mengambilkan lilin yang ada dikamar”. Dan ketika pelayan tiba ,barulah ayah dan anak tadi berbicara.</p>
<p>Sungguh luar biasa pelajaran dari kedua Umar, kisah inilah yang seharusnya mengilhami para pemimpin kita saat ini. pemimpin yang di idamkan oleh rakyatnya. Semoga ada perbaikan akan kepemimpinaan bangsa ini, sepertinya tidak akan mudah terjadi tetapi perbaikan itu bisa kita mulai dari diri kita. Dan biarkan Umar itu hidup dalam hati kita dan menjadi penguat sendi kita dalam berkontribusi.</p>
<p><a href="http://www.penaaksi.com/">http://www.penaaksi.com/</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerbekasi.com/2011/12/24/kagum-dengan-dua-umar.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Adab dari Peradaban</title>
		<link>http://bloggerbekasi.com/2011/03/29/belajar-adab-dari-peradaban.html</link>
		<comments>http://bloggerbekasi.com/2011/03/29/belajar-adab-dari-peradaban.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Mar 2011 03:34:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ihsanara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[imperium]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerbekasi.com/?p=13063</guid>
		<description><![CDATA[“Jangan sekali – kali melupakan sejarah” (Bung Karno).Ucapan bung karno telah mempertegas kepada kita betapa pentingnya untuk mengetahui sejarah suatu bangsa ataupun dunia.Sejarah manusia menunjukkan betapa banyak sebuah peradaban besar yang tumbuh kemudian jatuh hancur namun hanya sedikit manusia yang mengambil pelajaran dari peristiwa tersebut.semata – mata bukan hanya untuk dikenang tetapi untuk pelajaran dimasa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p><a class="highslide" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2011/03/15.jpg"><img class="size-medium wp-image-13064 aligncenter" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2011/03/15-300x86.jpg" alt="" width="300" height="86" /></a></p>
<p>“Jangan sekali – kali melupakan sejarah” (Bung Karno).Ucapan bung karno telah mempertegas kepada kita betapa pentingnya untuk mengetahui sejarah suatu bangsa ataupun dunia.Sejarah manusia menunjukkan betapa banyak sebuah <a href="http://www.penaaksi.com/2011/02/belajar-bersama-peradaban.html">peradaban</a> besar yang tumbuh kemudian jatuh hancur namun hanya sedikit manusia yang mengambil pelajaran dari peristiwa tersebut.semata – mata bukan hanya untuk dikenang tetapi untuk pelajaran dimasa mendatang.</p>
</div>
<div>
<p>&nbsp;</p>
</div>
<div>
<p>Inilah sebuah buku revolusioner di indonesia yang menceritakan sejarah panjang kehidupan manusia.pembaca tidak hanya disajikan sebuah cerita suatu <a href="http://www.penaaksi.com/2011/02/belajar-bersama-peradaban.html">peradaban</a> tetapi pelajaran apa yang terkadung dari maju dan hancurnya sebuah <a href="http://www.penaaksi.com/2011/02/belajar-bersama-peradaban.html">peradaban</a> besar.</p>
</div>
<div>
<p>&nbsp;</p>
</div>
<div>
<p>Mempelajari proses tumbuhnya sebuah bangsa besar demi menciptakan A new superior civilization adalah tujuan penulis yang disajikan dalam buku ini.jika kita sudah bisa melihat proses dan semua keunggulanya , dan semua keunggulan itu kita jadikan satu,untuk kita tiru prosesnya demi menciptakan sebuah bangsa yang bahkan lebih maju dari bangsa – bangsa itu.</p>
</div>
<div>
<p>&nbsp;</p>
</div>
<div>
<p>Imperium Romawi yang penuh dengan kegemilangan.istana yang megah dengan pilar – pilar raksasa membuat Romawi mejadi lupa diri,dan para kaisar sibuk bermewah – mewahan untuk memeuaskan nafsunya sendiri. Siapa yang sangka roma akan jatuh di tengah kemegahan yang seperti itu. begitu juga <a href="http://www.penaaksi.com/2011/02/belajar-bersama-peradaban.html">peradaban</a> islam yang penuh dengan para ilmuwan – ilmuwan besar. Baghdad berubah menjadi kota ilmu pengetahuan yang megah dan memanjakan para ilmuwan dengan perpustakaan di setiap sudut kota.namun lagi &#8211; lagi raja yang tamak dan rakyatnya yang lupa diri telah menimbulkan kehancuran peradan islam yang begitu maju.</p>
</div>
<div>
<p>&nbsp;</p>
</div>
<div>
<p>“Knowlede,is power” kata – kata francis bacon ini menjadi salah satu kunci majunya sebuah <a href="http://www.penaaksi.com/2011/02/belajar-bersama-peradaban.html">peradaban</a> seperti islam di baghdah dan Andalusia,Eropa,Amerika dan juga jepang.kita bisa melihat bagaimana usaha khalifah Harun al Rasyid membangun perpustakan di seluruh kota Baghdad,atau kita bisa melihat usaha bangsa jepang menerjemahkan begitu banyak buku – buku ilmu pengetahuan pada saat restorasi meiji.semua itu menunjukkan betapa pentingnya peran ilmu pengetahun dalam proses menjadi sebuah bangsa yang maju, namun Ilmu pengetahuan akan benar – benar berfungsi ketika dipergunakan dengan bijak.</p>
</div>
<div>
<p>&nbsp;</p>
</div>
<div>
<p>Buku ini telah menjelaskan secara runut apa rahasia negara – negara maju?mengapa ada negara yang bisa sangat kaya,bisa bangkit dari keterbelakanganya,sementara banyak yang masih terus melarat?apa hal paling signifikan yang membedakan mereka? Dan bagaimana mereka meraih keunggulanya? Telah dikupas tuntas dalam buku ini.</p>
</div>
<div>
<p>&nbsp;</p>
</div>
<div>
<p>Informasi yang diberikan dalam IMPERIUM III yang begitu lengkap juga menyisipkan banyak kata – kata bijak manusia – manusia unggul mulai dari Nabi Muhammad saw pada kebangkitan Islam hingga Akio Morita yang telah memajukan Jepang dengan perusahaan sony yang dia miliki.</p>
</div>
<div>
<p>&nbsp;</p>
</div>
<div>
<p>Buku ini pun tidak membosankan karena dilengkapi dengan foto dan rangkuman pada setiap sub bab yang memiliki banyak pelajaran penting dan perlu untuk dipahami.secara garis besar buku ini menyampaikan bahwa “Sejarah ada , tidak hanya untuk dikenang tepati juga untuk di pelajari sebagai bagian dari anugrah Tuhan kepada manusia,yakni kemampuan untuk belajar dan berubah”.inilah pesan implisit yang coba disampaikan oleh penulis.selamat menikmati.</p>
</div>
<div>
<p>&nbsp;</p>
</div>
<div>
<p>&nbsp;</p>
</div>
<div>
<p><span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;">Penulis       :     Eko Laksono<br />
Penerbit      :     Hikmah<br />
ISBN            :     978-979-3714-09-5</span></p>
</div>
<div>
<p><span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;">Jmlh Hlm    :  523 halaman</span></p>
<p><span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"> </span></p>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<p><span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"><strong><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif;"><span><span><span><span><span><span><span><span><span><span><span style="color: #ff0000; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif; font-size: x-small;"><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif;"><strong><strong><span style="color: #ff0000;"><span><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"><span><img class="aligncenter" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=193303-lonely.gif" alt=":astig:" /></span></span></span></span></strong></strong></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></strong></span></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<p><span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"><strong><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif;"><span><span><span><span><span><span><span><span><span><span><span style="color: #ff0000; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif; font-size: x-small;"><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif;"><strong><strong><span style="color: #ff0000;"><span><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"><span> </span></span></span></span></strong></strong></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></strong></span></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<p><span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"><strong><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif;"><span><span><span><span><span><span><span><span><span><span><span style="color: #ff0000; font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif; font-size: x-small;"><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif;"><strong><strong><span style="color: #ff0000;"><span><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"><span><strong><strong><span style="color: #ff0000;"><span><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"><span><strong><span style="font-size: small;"><a href="http://www.penaaksi.com/">Admin</a></span></strong></span></span></span></span></strong></strong></span></span></span></span></strong></strong></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></strong></span></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerbekasi.com/2011/03/29/belajar-adab-dari-peradaban.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kebanjiran Idola</title>
		<link>http://bloggerbekasi.com/2011/03/17/kebanjiran-idola.html</link>
		<comments>http://bloggerbekasi.com/2011/03/17/kebanjiran-idola.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Mar 2011 11:25:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ihsanara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerbekasi.com/?p=12301</guid>
		<description><![CDATA[Setiap kita pasti memiliki idola, entah siapa?. Ketika peradaban ini masuk pada panggung kebebasan, amatlah sulit kita memilih idola yang memberikan ketauladanan.“Hari ini kita kebanjiran idola, namun kekeringan keteladanan”, bagaimana tidak banyak idola namun tidak menjadi figur ketauladanan , setiap hari kita disuguhkan oleh figur &#8211; figur layar kaca , artis , olahragawan , politikus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2011/03/pemimpin.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-12951" title="pemimpin" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2011/03/pemimpin.jpg" alt="" width="281" height="280" /></a></p>
<p style="text-align: left;">Setiap kita pasti memiliki idola, entah siapa?. Ketika peradaban ini masuk pada panggung kebebasan, amatlah sulit kita memilih idola yang memberikan ketauladanan.“Hari ini kita kebanjiran idola, namun kekeringan keteladanan”, bagaimana tidak banyak idola namun tidak menjadi figur ketauladanan , setiap hari kita disuguhkan oleh figur &#8211; figur layar kaca , artis , olahragawan , politikus bahkan pelaku kriminal seperti diekspose berlebihan. Seolah tidak ada lagi privasi, dan semakin mengungkapkan bahwa tidak ada hal yang dapat keteladanan.</p>
</div>
<div style="text-align: left;">
<p>&nbsp;</p>
</div>
<div style="text-align: left;">
<p>Tidak ada lagi cerita tentang idola-idola sesungguhnya bangsa ini, tidak ada lagi cerita-cerita kepahlawanan jendral sudirman, tidak ada lagi cerita-cerita semangat bung Tomo saat berteriak “Allahuakbar!!”, seraya menggelorakan semangat. Kini masyarakat makin melankolis sekaligus bisa menjadi anarkis. Ketidakpuasan masyarakat kepada keteladanan figur-figur bangsa ini, seharusnya sebagai figur berikanlah contoh yang baik, bukan kemudian meringkuk dibalik jeruji besi.</p>
</div>
<div style="text-align: left;">
<p>&nbsp;</p>
</div>
<div style="text-align: left;">
<p>Anak bangsa semakin kehilangan jati diri mereka, kita harus kembali menauladani seorang sosok yang jelas-jelas harus menjadi idola kita. Ialah Rasulullah SAW. Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (QS. Al Ahzab : 21). Sosok yang jelas-jelas sempurna dari segi manapun. Pernah suatu ketika Rasulullah sholat berjamaah, namun dalam setiap gerakannya terdengar suara yang ganjil. Setelah selesai sholat, para sahabat bertanya akan suara tersebut, mereka mengira Rasululloh sedang sakit. Namun ternyata itu ialah suara kerikil yang diikat dengan kain diperut Rasululloh, karena ia sedang lapar. Subhanallah, hai pemipin hendaknya kalian melihat fragment ini. Rasululloh tidak makan, sedang didapatinya ada rakyat yang kelaparan. Realita zaman ini sudah terlihat 180 derajat.</p>
</div>
<div style="text-align: left;">
<p>&nbsp;</p>
</div>
<div style="text-align: left;">
<p>Bahkan dalam candanya Rasululloh tetap memberikan kearifan, suatu ketika datang kepada Rasulullah seorang nenek, dan bertanya “apakah saya akan masuk surga?”, kemudian Rasululloh menjawab “tidak”, dan kemudian nenek itu menangis. Kemudian Rasululloh menjelaskan “hai nenek, di surga tidak ada nenek-nenek”. Dan kemudian senyum itu kembali merekah di wajah nenek itu.</p>
</div>
<div style="text-align: left;">
<p>&nbsp;</p>
</div>
<div style="text-align: left;">
<p>Oleh karenanya mari selektif memilih idola, bukan sekedar idola tetapi haruslah memberi ketauladanan.</p>
</div>
<div style="text-align: left;">
<p>&nbsp;</p>
</div>
<div style="text-align: left;">
<p>&nbsp;</p>
</div>
<div>
<div style="text-align: left;">
<div>
<div>
<p><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"><img src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=193303-lonely.gif" alt=":astig:" /></span></p>
</div>
</div>
</div>
<div>
<div>
<div>
<p style="text-align: left;"><strong><a href="http://www.penaaksi.com/">Pena Aksi</a></strong></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerbekasi.com/2011/03/17/kebanjiran-idola.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Happy Writing Happy Anything</title>
		<link>http://bloggerbekasi.com/2011/02/08/happy-writing-happy-anything.html</link>
		<comments>http://bloggerbekasi.com/2011/02/08/happy-writing-happy-anything.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Feb 2011 04:10:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ihsanara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[Resensi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerbekasi.com/?p=12070</guid>
		<description><![CDATA[Seberapa besarkah budaya menulis bagi kemajuan suatu negara , dan mengapa menulis menjadi sesuatu yang sulit untuk dilakukan bagi kebanyakan orang ? &#8220;Melihat berkembangnya peradaban maju seperti amerika , jepang , dan eropa adalah implikasi dari terbentuknya budaya baca tulis di negara tersebut , kesadaran menulis menjadi sangat utama dalam membentuk masyarakat yang mandiri dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p><img class="alignleft" src="http://agus-setiawan.com/wp-content/uploads/2010/12/happy-writing.jpg" alt="" width="171" height="250" /></p>
<p>Seberapa besarkah budaya menulis bagi kemajuan suatu negara , dan mengapa menulis menjadi sesuatu yang sulit untuk dilakukan bagi kebanyakan orang ? &#8220;Melihat berkembangnya peradaban maju seperti amerika , jepang , dan eropa adalah implikasi dari terbentuknya budaya baca tulis di negara tersebut , kesadaran menulis menjadi sangat utama dalam membentuk masyarakat yang mandiri dalam menulis. Menulis adalah cara belajar yang paling efisien karena tidak sekedar membaca dan memahami , tetapi juga diterapkan dalam proses pembelajaranya.</p>
</div>
<div>
<p>Happy wrtiting merupakan buku ke 38 dari <a href="http://www.andriasharefa.com/">andrias harefa</a> yang telah mengkaryakaan lebih dari 30 buku bestseller. buku ini adalah bentuk pertanggung jawaban Bung AH (<a href="http://www.andriasharefa.com/">andrias harefa</a>) sebagai seorang penulis yang telah memiliki berbagaio pengalaman di bidangnya.buku ini menyajikan pengalaman &#8211; pengalaman penulis dalam proses mencetak buku bestseller dan tulisan &#8211; tulisanya.</p>
</div>
<div>
<div>
<p>Menjadi seorang penulis merupakana bagian dari setiap manusia, <em>&#8220;Manusia pada hakikatnya adalah penulis. Apa yang ia dengar, apa yang ia lihat dan alami,ia jadikan pola.ia percaya apa yang dapat dipikir , akan dapat pula ditulis , lambat atau cepat. dalam setiap perjalanan dan dalam setiap peristiwa ia memperoleh bahan baru untu ditulis atau dikarangnya&#8221;</em>(Goethe) . Nikmatnya sebuah proses menulis , bagaimana mengatasi masalah, dan bagaimana memulainya semua tertuliskan pada buku happy writing yang memuat 50 kita gar bisa menulis.</p>
</div>
<div>
<p>Buku ini sangat penting untuk di baca siapa saja ,terutama bagi siswa,mahasiswa, dan para pengajar. kegiatan akademik tentulah berkaitan erat dengan budaya menulis. tanpa menulis tidak ada produk yang dihasilkan dari kegiatan belajar mengajar. Secara keseluruhan buku ini bisa dijadikan pegangan untuk memulai atau sekedar menambah pengalaman kita dalam dunia tulis menulis agar tetap produktif dan inovatif.</p>
</div>
<div>
<p>Paradigma yang selama ini terbentuk di masyarakat tentang betapa sulitnya untuk menulis dapat terpecahkan jika kita membaca tuntas buku ini, betapa banyak cara agar menulis menjadi sebuah kegiataan yang menyenangkan asalkan kita memiliki kesadaran betapa pentingnya menulis.Selamat Membaca dan Menulis</p>
</div>
</div>
<div>
<p>Judul     : Happy Writing - 50 Kiat agar Bisa Menulis dengan</p>
</div>
<div>
<p>Penulis  : <a href="http://www.andriasharefa.com/">Andrias Harefa</a></p>
</div>
<div>
<p>Harga   : Rp 60.000,- *</p>
</div>
<div>
<p>Ukuran : 14 x 21 cm</p>
</div>
<div>
<p>Tebal    : 312 halaman</p>
</div>
<div>
<p>Terbit    : Nopember 2010</p>
</div>
<div>
<p><strong>HAPPY WRITING</strong></p>
</div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<p><strong><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif;"><span><span><span><span><span><span><span><span><span><span><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif; color: #ff0000; font-size: x-small;"><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif;"><strong><strong><span style="color: #ff0000;"><span><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"><span><img src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=193303-lonely.gif" alt=":astig:" /></span></span></span></span></strong></strong></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></strong></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<p><span><span><span><span><span><span><span><span><span><span><span style="color: #ff0000;"><span style="font-weight: 900; color: #ff0000;"><a href="http://www.penaaksi.com/"></a></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif; font-size: small;"><span style="font-weight: 900;"><a href="http://www.penaaksi.com/">Pena Aksi</a></span></span></div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerbekasi.com/2011/02/08/happy-writing-happy-anything.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>5 Hal Penghancur Peradaban</title>
		<link>http://bloggerbekasi.com/2011/01/18/5-hal-penghancur-peradaban.html</link>
		<comments>http://bloggerbekasi.com/2011/01/18/5-hal-penghancur-peradaban.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Jan 2011 03:17:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ihsanara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[imperium]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerbekasi.com/?p=11880</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah peradaban besar yang sangat maju dengan istana &#8211; istana yang megah,ilmu pengetahuan sangat di hargai , semua orang haus akan ilmu pengetahuan.sebuah peradaban yang sangat tinggi dapat hancur dan musnah,hal ini bukanlah bualan belaka, hancurnya sebuah peradaban pernah di alami eropa dan peradaban islam. mengapa sebuah peradaban yang sangat maju , bahkan dengan teknologi yang sangat tinggi. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://iqbal1.files.wordpress.com/2009/05/kimia.jpg"><img class="aligncenter" src="http://iqbal1.files.wordpress.com/2009/05/kimia.jpg" border="0" alt="" width="200" height="150" /></a></p>
<div>
<p>Sebuah peradaban besar yang sangat maju dengan istana &#8211; istana yang megah,ilmu pengetahuan sangat di hargai , semua orang haus akan ilmu pengetahuan.sebuah peradaban yang sangat tinggi dapat hancur dan musnah,hal ini bukanlah bualan belaka, hancurnya sebuah peradaban pernah di alami <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Romawi_Kuno">eropa</a> dan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dunia_Islam">peradaban islam</a>. mengapa sebuah peradaban yang sangat maju , bahkan dengan teknologi yang sangat tinggi. kehancuran peradaban ternyata sangat manusiawi , yaitu hancurnya moral dan akhlak masyrakatnya.</p>
<p>Dapat kita garis besarkan menjadi 5 hal utama penchancur peradaban yaitu :</p>
</div>
<div></div>
<ol>
<li>Kepuasan diri para pemimpin dan ilmuwan. keberhasilan mereka telah membuat mereka menjadi puasa ,sehingga menimbulkan rasa malas,dan perlahan &#8211; lahan meninggalkan ilmu pengetahuan</li>
<li>Hedonisme, menjadikan materi sebagai tujuan hidup telah membuat manusia malas dan terlalu sibuk dengan kesenangan dunia (wanita,harta,perang,kekeuasaan)</li>
<li>Hancurnya moral dan akhlak menjadikan manusia,terutama para pemimpin dalam suatu peradaban menjadi tamak,contoh hidup hura &#8211; hura para pemimpin pusat menjadi stimulus para pemimpin di daerah untuk hidup hura &#8211; hura juga, kemudian menimbulkan korupsi dimana &#8211; mana</li>
<li>Menjauhkan diri dari sebuah masalah,membuat suatu peradaban menjadi lemah dan dapat dihancurkan oleh faktor luar,bisa dari serbuan bangsa lain atau kerusakan alam</li>
<li>Hilangnya kemampuan berperang juga menjadi persoalan hancurnya <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dunia_Islam">peradaban maju islam</a>,mereka hancur karena suda tidak memiliki lagi kekuatan untuk mempertahankan diri, hal ini menunjukan suatu negara wajib memiliki ankatan bersenjata.</li>
</ol>
<div>
<p>Dengan mengetahui sebab &#8211; sebab hancurnya sebuah peradaban besar membuat kita tahu bagaimana membangun sebuah peradaban,mulai lah dari ilmu dan moral,saya rasa indonesia pun bisa jika da kemauan,sudah saatnya kini matahari terbit dari timur. kita tunggu kebangkita indonesia menjadi sebuah peradaban besar dan terhormat.</p>
</div>
<div></div>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" align="center">
<tbody>
<tr>
<td><a href="http://intranet.grundel.nl/thinkquest/forum-uitgelicht_a.jpg"><img src="http://intranet.grundel.nl/thinkquest/forum-uitgelicht_a.jpg" border="0" alt="" width="320" height="230" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td>Peradaban Maju Romawi (Eropa) 5M</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<div></div>
<div>
<p><strong>Ilmu dan Akhlak adalah Kunci!</strong></p>
</div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<p><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif;"><span><span><span><span><span><span><span><span><span><span><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif; color: #ff0000; font-size: x-small;"><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif;"><strong><strong><span style="color: #ff0000;"><span><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"><span><img src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=193303-lonely.gif" alt=":astig:" /></span></span></span></span></strong></strong></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<p><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif;"><span><span><span><span><span><span><span><span><span><span><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif; color: #ff0000; font-size: x-small;"><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif;"><strong><strong><span style="color: #ff0000;"><span> </span></span></strong></strong></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<p><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif;"><span><span><span><span><span><span><span><span><span><span><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif; color: #ff0000; font-size: x-small;"><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif;"><strong><strong><span style="color: #ff0000;"><span><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"><span><strong><strong><span style="color: #ff0000;"><span><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"><span><strong><span style="font-size: small;"><a href="http://www.penaaksi.com/">Pena Aksi</a></span></strong></span></span></span></span></strong></strong></span></span></span></span></strong></strong></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<div><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif;"><span><span><span><span><span><span><span><span><span><span><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif; color: #ff0000; font-size: x-small;"><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif;"><strong><strong><span style="color: #ff0000;"><span><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"><span><strong><strong><span style="color: #ff0000;"><span><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"><span><strong><br />
</strong></span></span></span></span></strong></strong></span></span></span></span></strong></strong></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerbekasi.com/2011/01/18/5-hal-penghancur-peradaban.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tahun Baru Semangat Baru</title>
		<link>http://bloggerbekasi.com/2011/01/02/tahun-baru-semangat-baru.html</link>
		<comments>http://bloggerbekasi.com/2011/01/02/tahun-baru-semangat-baru.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Jan 2011 17:23:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ihsanara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pena Aksi]]></category>
		<category><![CDATA[tahun2011]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerbekasi.com/?p=11651</guid>
		<description><![CDATA[Perayaan Tahun Baru terjadi di seluruh pelosok bumi ini dengan berbagai cara dan kebiasaan masyarakat masing &#8211; masing negara.di indonesia sendiri mulai dari pesta kembang api hingga zikir bersama menjadi serangkaian acara yang dapat anda pilih tergantung selera. Membaca koran kompas tanggal 31 Desember 2010 terdapat artikel yang sungguh menarik perhatian saya,yaitu sengketa perayaan tahun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.terbaru2011.com/wp-content/uploads/2010/08/Foto-2011.jpg"><img src="http://www.terbaru2011.com/wp-content/uploads/2010/08/Foto-2011.jpg" border="0" alt="" width="200" height="106" /></a></p>
<div>
<p>Perayaan Tahun Baru terjadi di seluruh pelosok bumi ini dengan berbagai cara dan kebiasaan masyarakat masing &#8211; masing negara.di indonesia sendiri mulai dari pesta kembang api hingga zikir bersama menjadi serangkaian acara yang dapat anda pilih tergantung selera.</p>
</div>
<div>
<p>Membaca koran<a href="http://kompas.co.id/"> kompas </a>tanggal 31 Desember 2010 terdapat artikel yang sungguh menarik perhatian saya,yaitu sengketa perayaan tahun baru antara</p>
</div>
<hr />
<div>
<p>majelis zikir dan para pengusaha restoran di kawasan kemang jakarta. para pengusaha khawatir para pelanggan akan takut untuk datang merayakan tahun baru di restoran mereka karena akan berdekataan dengan acara zikir bersama yang diselenggarakan sangat dekat dengan daerah mereka menjalankan bisnis tersebut.dan para pengusaha meminta kepolisian setempat untuk mengagalkan acara tersebut karena jika tidak mereka akan merugi lebih dari 2 miliar.sungguh ironis dan memprihatinkan.</p>
</div>
<div>
<p>Berbagai bencana dan masih maraknya korupsi di indonesia akan lebih bijak jika kita merayakan tahun baru ini dengan evaluasi diri,lumpur lapindo,merapi,bromo,mentawai membutuhkan sebuah evaluasi bukan sebuah kembang api.mari kita mulai tahun baru ini dengan semangat baru menuju indonesia yang bermutu.</p>
</div>
<div>
<p><strong>Selamat Menempuh Tahun Baru</strong></p>
</div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<p><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif;"><strong><strong><span style="color: #ff0000;"><span><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"><span><img src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=193303-lonely.gif" alt=":astig:" /></span></span></span></span></strong></strong></span></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<p><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif;"><strong><strong><span style="color: #ff0000;"><span> </span></span></strong></strong></span></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<p><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif;"><strong><strong><span style="color: #ff0000;"><span><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"><span><strong><strong><span style="color: #ff0000;"><span><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"><span><strong><span style="font-size: small;"><a href="http://www.penaaksi.com/">PENA AKSI</a></span></strong></span></span></span></span></strong></strong></span></span></span></span></strong></strong></span></p>
<div><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif;"><strong><strong><span style="color: #ff0000;"><span><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"><span><strong><strong><span style="color: #ff0000;"><span><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"><span><strong><br />
</strong></span></span></span></span></strong></strong></span></span></span></span></strong></strong></span></div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerbekasi.com/2011/01/02/tahun-baru-semangat-baru.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Power of Networking Rahasia orang Sukses</title>
		<link>http://bloggerbekasi.com/2010/12/07/power-of-networking-rahasia-orang-sukses.html</link>
		<comments>http://bloggerbekasi.com/2010/12/07/power-of-networking-rahasia-orang-sukses.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Dec 2010 13:23:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ihsanara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerbekasi.com/?p=11286</guid>
		<description><![CDATA[Berat      :0.20 kg Penerbit  :Raih Asa Sukses (RAS)Tahun 2010 Penulis    : Dodi Marwadi &#38;amp; Dani Miftahul Akhyar Ukuran   :14,5 x 20,5 Manusia adalah makhluk sosial yang sanagat membutuhkan adanya orang lain di sekitar kehidupan mereka,tanpa orang lain manusia bukanlah apa &#8211; apa, tidak ada orang pintarjika tidak ada orang bodoh dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align: center;"><span style="font-size: small;"><span style="line-height: normal;"><br />
</span></span></div>
<p><img class="alignleft" style="border: 0pt none;" src="http://www.belbuk.com/images/products/psikologi--pengembangan-diri/pengembangan-diri/motivasi/Networkingm.gif" border="0" alt="" width="96" height="140" /></p>
<div style="text-align: center;">
<p style="text-align: justify;">Berat      :0.20 kg</p>
</div>
<div style="text-align: center;">
<p>Penerbit  :Raih Asa Sukses (RAS)Tahun 2010</p>
</div>
<div style="text-align: center;">
<p>Penulis    : Dodi Marwadi &amp;amp; Dani Miftahul Akhyar</p>
</div>
<div style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;">Ukuran   :14,5 x 20,5</p>
</div>
<div style="text-align: center;">
<div>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Manusia">Manusia </a>adalah makhluk sosial yang sanagat membutuhkan adanya orang lain di sekitar kehidupan mereka,tanpa orang lain manusia bukanlah apa &#8211; apa, tidak ada</p>
</div>
<div>
<p style="text-align: justify;">orang pintarjika tidak ada orang bodoh dan tidak ada orang kayak jika tidak ada orang miskin,hal ini menggambarkan betapa pentingya <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Network">networking</a> bagi kehidupan manusia, <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Network">networking </a>tidak hanya untuk para entreprenuer,banyak orang pintar tidak sukses karena tidak bisa menjaga hubungan baik dengan orang lain dan banyak orang biasa menjadi luar biasa karena dia supel terhadap orang lain,the power of <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Network">networking</a> menjadi sangat penting untuk kita yang merupakan makhluk sosial</p>
</div>
</div>
<div style="text-align: center;">
<p style="text-align: justify;">Rasulullah pernah bersabda <em>&#8220;sesuatu yang paling cepat mendatangkan kebaikan adalah pahala orang yang berbuat kebaikan dan menghubungkan tali silaturahim.sedangkan yang paling cepat membawa keburukan ialah siksaan bagi orang yang berbuat jahat dan memutuskan tali persaudaraan&#8221; </em>bagian &#8211; bagian buku in membahas tentang apa itu <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Network">networking</a> ( silahturahmi) , bentuk &#8211; bentuk <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Network">networking</a>,cara menjalin <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Network">networking</a>,trik ber<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Network">networking</a> dan kisah &#8211; kisah orang sukses karena suka berteman,buku ini mengajarkan kita untuk selalu menjaga tali silaturahim karena silaturahim adalah pintu rezeki sudah selayaknya buku ini bisa menjadi refrensi anda dalam menjaga hubungan silaturahim di mulai dari keluarga hingga teman kerja.</p>
</div>
<div style="text-align: center;">
<p style="text-align: justify;">buku ini menjadi sangat menarik dengan adanya kisah orang &#8211; orang sukses karena suka berteman,mungkin anda mengenal bob sadino atau mungkin irwan hidayat bos perusahaan sido muncul,itu adalah sedikit contoh beberapa  orang &#8211; orang sukses dalam ber<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Network">networking</a>.semoga bisa menjadi isnpirasi bagi anda yang mau memulai atau menjaga silaturahim terhadap orang lain. sudahkah anda bersilaturahim hari ini ?</p>
</div>
<div style="text-align: center;">
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<p><span><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"><span><img src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=193303-lonely.gif" alt=":astig:" /></span></span></span></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"><strong><span style="font-size: small;"><a href="http://www.penaaksi.com/">PENA AKSI</a></span></strong></span></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerbekasi.com/2010/12/07/power-of-networking-rahasia-orang-sukses.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>TKI Ku Sayang TKI Ku Malang</title>
		<link>http://bloggerbekasi.com/2010/11/29/tki-ku-sayang-tki-ku-malang.html</link>
		<comments>http://bloggerbekasi.com/2010/11/29/tki-ku-sayang-tki-ku-malang.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Nov 2010 02:35:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ihsanara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Head Line]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pena Aksi]]></category>
		<category><![CDATA[TKI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerbekasi.com/?p=11187</guid>
		<description><![CDATA[TKI mungkin sudah tidak asing lagi terdengar di kuping kita.apa lagi dengan banyaknya polemik yang terjadi pada tki kita di luar negeri menjadikan tki menjadi sorotan penting bagi permasalahan di negeri ini.hal ini menjadi lebih penting lagi karena para tki ini adalah penghasil devisa terbesar bagi indonesia. Sumbangan TKI bagi  devisa negara  2006-2009: 2007 TKI [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" src="http://static.republika.co.id/images/ilustrasi_tki_101022221438.jpg" alt="" width="360" height="260" /></p>
<div>
<p>TKI mungkin sudah tidak asing lagi terdengar di kuping kita.apa lagi dengan banyaknya polemik yang terjadi pada tki kita di luar negeri menjadikan tki menjadi sorotan penting bagi permasalahan di negeri ini.hal ini menjadi lebih penting lagi karena para tki ini adalah penghasil devisa terbesar bagi indonesia.</p>
</div>
<div></div>
<div>
<p>Sumbangan TKI bagi  devisa negara  2006-2009:</p>
</div>
<div></div>
<ol>
<li>2007 TKI Sumbang Devisa US$ 480 Milyar</li>
<li>2008 TKI Sumbang Devisa 130 Triliun Rupiah</li>
<li>2009 TKI Sumbang Devisa 6,6 Milyar Dolar AS</li>
</ol>
<div>
<p>sungguh sangat besar apa yang TKI berikan pada negara,namun pada kenyataanya masih banyak TKI yang tidak mendapatkan kepedulian dari negara,banyaknya kasus kekerasan majikan terhadap TKI seharusnya menjadikan pelajaran bagi pemerintah untuk membuat solusi untuk menangani hal ini.sudah saatnya TKI diberikan skill kepemimpinan agar tidak mendapatkan diskriminasi oleh para majikan.mungkin juga pemberian asuransi bagi para TKI bisa menjadi solusi sementara atau lebih konkritnya pemerintah harus segera membuka lapangan kerja masal bagi rakyatnya agar tidak perlu lagi adanya TKI ke luar negeri.</p>
</div>
<p><a href="http://image.tempointeraktif.com/?id=53848&amp;width=274"><img src="http://image.tempointeraktif.com/?id=53848&amp;width=274" border="0" alt="" width="200" height="113" /></a></p>
<div>
<p>sudah seharusnya pemerintah bergerak cepat dalam menangani kasus kekerasan terhadap TKI, mungkin marakanya kasus kekerasan tki juga disebabkan bobroknya jatidiri bangsa indonesia yang kaya akan korupsi di dalam pemrintahan sampai pada rakyat biasa, sehingga bangsa lain tidak menghormati orang &#8211; orang yang berasala dari negeri ini terlebih mereka hanyalah rakyat biasa.oleh karena itu mari kita bangun kembali indonesia ini dengan menghapus korupsi yang merajalela di negeri ini.</p>
</div>
<div></div>
<div></div>
<p><span style="font-family: 'Trebuchet MS';"><img src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=193303-lonely.gif" alt=":astig:" /></span></p>
<p><span style="font-family: 'Trebuchet MS';"><strong><a href="http://www.penaaksi.com/">Pena Aksi</a></strong></span></p>
<div>
<p><span style="font-size: x-small;"><br />
</span></p>
</div>
<p><span style="font-size: x-small;">Refrensi</span></p>
<div>
<p><a href="http://www.nusantara-news.com/2010/03/penerimaan-devisa-dari-tki-selama-2009-capai-66-milyar-dolar-as.html"><span style="font-size: xx-small;">http://www.nusantara-news.com/2010/03/penerimaan-devisa-dari-tki-selama-2009-capai-66-milyar-dolar-as.html</span></a></p>
</div>
<div>
<p><span style="font-size: xx-small;"><a href="http://www.nusantara-news.com/2010/03/penerimaan-devisa-dari-tki-selama-2009-capai-66-milyar-dolar-as.html"></a><a href="http://c3w3kjut3k.multiply.com/journal/item/45/Tahun_2008_Tenaga_Kerja_Indonesia_Sumbang_Devisa_130_Triliun_Rupiah_">http://c3w3kjut3k.multiply.com/journal/item/45/Tahun_2008_Tenaga_Kerja_Indonesia_Sumbang_Devisa_130_Triliun_Rupiah_</a></span></p>
</div>
<div>
<p><span style="font-size: xx-small;"><a href="http://c3w3kjut3k.multiply.com/journal/item/45/Tahun_2008_Tenaga_Kerja_Indonesia_Sumbang_Devisa_130_Triliun_Rupiah_"></a><a href="http://69.162.67.70/content/view/106/231/">http://69.162.67.70/content/view/106/231/</a></span></p>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerbekasi.com/2010/11/29/tki-ku-sayang-tki-ku-malang.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Emang Ingin Naik Gaji</title>
		<link>http://bloggerbekasi.com/2010/11/16/emang-ingin-naik-gaji.html</link>
		<comments>http://bloggerbekasi.com/2010/11/16/emang-ingin-naik-gaji.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Nov 2010 15:38:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ihsanara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Bersambung]]></category>
		<category><![CDATA[bajaj]]></category>
		<category><![CDATA[cerpen]]></category>
		<category><![CDATA[gaji]]></category>
		<category><![CDATA[naik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerbekasi.com/?p=10958</guid>
		<description><![CDATA[Bajaj berkokok. pagi akan dimulai. Nuansa kota sudah kental dengan segala hiruk-pikuknya. Pedagang berbondong-bondong ke pasar. Murid sekolah menyerbu angkot. Dan para pekerja sudah siap menghajar tugas kantor. Tidak mau ketinggalan, pemulung pun dengan gancu dan karung gedenya mengembara entah kemana juntrungannya. Pagi. Pembagian waktu yang paling berpengaruh bagi kelangsungan nasib khalayak banyak. Terkecuali spesies [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://1.bp.blogspot.com/_VE5NvpKGb-U/R7MoCae-qHI/AAAAAAAABMU/vKSy1cOZkSw/s400/Bajaj+Before.jpg"><img class="aligncenter" src="http://1.bp.blogspot.com/_VE5NvpKGb-U/R7MoCae-qHI/AAAAAAAABMU/vKSy1cOZkSw/s200/Bajaj+Before.jpg" border="0" alt="" width="200" height="150" /></a></p>
<p>Bajaj berkokok. pagi akan dimulai. Nuansa kota sudah kental dengan segala hiruk-pikuknya. Pedagang berbondong-bondong ke pasar. Murid sekolah menyerbu angkot. Dan para pekerja sudah siap menghajar tugas kantor. Tidak mau ketinggalan, pemulung pun dengan gancu dan karung gedenya mengembara entah kemana juntrungannya. Pagi. Pembagian waktu yang paling berpengaruh bagi kelangsungan nasib khalayak banyak. Terkecuali spesies yang satu ini.</p>
<p>Rumah kontrakan tipe 5X2 itu bertetangga dengan pinggiran kali. Tempat Mang Saat hidup dengan bini semata wayang dan tiga anak belianya. Dengan menggelagar, bininya membangunkan. Dia masih asyik tidur berpelukan dengan kentongan lapuk yang sudah pension di poskamling. Baginya, lebih enak daripada body bininya yang sudah menggelembung bak bola bekel dicemplungin minyak tanah. Melar. Tak elastik lagi. Dia masih khusuk dengan pejamannya. Bininya makin kesal. Dengan ilmu silat dasar yang pernah diperoleh dari engkong Marupi, satu pukulan keras menimpa manusia malang itu.</p>
<p>“Aduuuuuuuuuuuh, Tikkkkkkkkkkkkk!”, teriaknya dengan Tutik, bini kesayangannya. Dia balik sembunyikan tubuhnya disarung.</p>
<p>“abang, ini apaan?”. Bukan seperti lagu ‘bang, sms siapa ini bang’, Tutik menemukan satu kartu AS waru dibawah sarung lakinya.</p>
<p>“abang judi lagi?”, pertayaan retoris. Mungkin dalam hati Mang Saat, masih untung gua mabuk judi, dari pada mabuk janda!</p>
<p>Sudah bisa ditebak. Lakinya kumat lagi, judi. Ditambah main curang, hobinya ngumpetin kartu biar menang.</p>
<p>“abang enak-enakan tidur. Aye tuh bang, dah nyuci baju Bu Tirto dari jam empat!”, curhat bininya, tak malu didenger tetangga.</p>
<p>Tak bergeming. Penjelasan singkat, padat, terikat bininya tak menggeser posisinya.</p>
<p>“Bang, abang narik gak?”</p>
<p>“elu dah kayak jualan obat gak laku aja! Gua gak narik!”. Kali ini dia sudah bangun. Bersandar di tembok, mengumpulkan nyawa.</p>
<p>“elu mau kemana?”</p>
<p>“aye mau nganter Asan ke sekolah!”. Tutik menarik diesel bajaj.</p>
<p>“emang lue bisa?”</p>
<p>Suara bajaj meledak. Dengan tarikan gas lima kali sudah membunuh puluhan nyamuk dan serangga lainnya di poskamling, tak luput juga rumahnya yang hanya berjarak dua meter.</p>
<p>“elu gak narik, kite mau makan apa, Saadi!”. Bininya tak sopan. Ditinggalkannya dengan mata masih lengket.</p>
<p>*****</p>
<p>“gua dah gak mau narik, Tik. Gua mau cari kerjaan laen.”, dengan muka pas dia berdiri dicermin almari.</p>
<p>“kerja apaan bang. Paling jadi tukang nguras WC kantor, kayak Junet. Iya kan?”, bininya tenang. Karena saking seringnya lakinya bilang gitu.</p>
<p>“gua beneran, Tik!”. Mungkin jika seperti sinetron made in local, mereka akan saling bertatapan, diiringi musik yang semakin membuat penasaran. Atau gak malah nyanyi dangdut yang cuma modal komat-kamit, karena udah dinyanyiian sama penyanyinya.</p>
<p>( to be continue………)</p>
<div>
<div>
<div>
<p><span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: small;"><em><strong><a href="http://www.facebook.com/arif.setiyanto">Arif Setiyanto</a></strong></em></span></p>
</div>
</div>
</div>
<div>
<div>
<div>
<p><span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: small;"><img src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=193303-lonely.gif" alt=":astig:" /></span></p>
</div>
</div>
</div>
<div>
<div>
<div>
<p><span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-size: small;"><em><strong><a href="http://penaksi.blogspot.com/2010/11/tugas-kita-hanya-bekerja.html" target="_blank">Pena Aksi</a></strong></em></span></p>
</div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerbekasi.com/2010/11/16/emang-ingin-naik-gaji.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tugas Kita Hanya Bekerja.</title>
		<link>http://bloggerbekasi.com/2010/11/16/tugas-kita-hanya-bekerja.html</link>
		<comments>http://bloggerbekasi.com/2010/11/16/tugas-kita-hanya-bekerja.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Nov 2010 22:29:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ihsanara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[kerja]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerbekasi.com/?p=10960</guid>
		<description><![CDATA[Tiap kali akan melakukan sesuatu, sering kali kita langsung memperkirakan hasil. Dan sering kali juga yang terlintas ialah kegagalan terlebih dahulu daripada keberhasilan. Padahal kita belum melakukannya, Ya Tugas kita hanya bekerja(melakukannya). Tanpa melakukannya mana bisa kita menghakimi hasil yang akan kita peroleh. Berstrategi memang hal utama, namun bila tidak diejawantahkan hanya akan menjadi tulisan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div>
<p><img src="http://www.jawaban.com/news/userfile/Perubahan-Diri_main.jpg" alt="" width="119" height="90" /></p>
</div>
</div>
<div>
<div>
<p>Tiap kali akan melakukan sesuatu, sering kali kita langsung memperkirakan hasil. Dan sering kali juga yang terlintas ialah kegagalan terlebih dahulu daripada keberhasilan. Padahal kita belum melakukannya, Ya Tugas kita hanya bekerja(melakukannya). Tanpa melakukannya mana bisa kita menghakimi hasil yang akan kita peroleh. Berstrategi memang hal utama, namun bila tidak diejawantahkan hanya akan menjadi tulisan diatas kertas saja.</p>
</div>
</div>
<div>
<div>
<hr /></div>
</div>
<div>
<div>
<p>Walau sering kali tugas yang kita lakukan tidak seratus persen, ya memang tabiatnya di dunia ini tiada yang sempurna. Mau bukti?, dalam termodinamika kita akan menjumpai mesin carnot, yaitu mesin perubah energi kalor menjadi kerja, nantinya kita akan berbicara tentang efisiensi mesin. Yang nilainya ?= (kerja/kalor masuk)x100% .dalam teori nilai ? bisa 100%, namun dalam kenyataannya hari ini belum ada mesin carnot yang nilai efisiensinya 100%, dikarenakan energi kalor yang masuk tidak hanya berubah menjadi kerja, tetapi juga menjadi energi lain.</p>
</div>
</div>
<div>
<div></div>
</div>
<div>
<div>
<p>Namun apa karena di dunia ini tidak ada kerja yang seratus persen, kemudian kita langsung saja mematahkan semangat kita?.Rasanya tidak juga,  “<em>Ajruki’ala qadri nashabiki</em>” (Ganjaranmu tergantung kadar lelahmu) (HR.Muslim). jika bercermin pada hadist ini kita memang harus bekerja hingga batas tertentu agar ganjaran yang akan kita terima setimpal. Bekerja , berikhtiar.</p>
</div>
</div>
<div>
<div></div>
</div>
<div>
<div>
<p>Berikhtiar menjadi pintu kita untuk menggapai sesuatu, bersungguh-sungguh pada proses ini kemudian menyandarkan rasa tawakal setelahnya dan berharap dengan transmisikan doa yang ikhlas.</p>
</div>
<div></div>
</div>
<div>
<div>
<p><strong>Rasulullah bersabda, ”jika kiamat terjadi, sementara ditanganmu ada bibit kurma, maka jika kamu mampu menanamnya sebelum kiamat terjadi, maka tanamlah.”(HR.Ahmad)</strong></p>
</div>
<div>
<p><strong><br />
</strong></p>
</div>
</div>
<div>
<div>
<p>Mengapa harus menanam nantinya tidak ada yang memanfaatkannya baik yang menanam atau orang setelahnya? Inilah “keluarbiasaan Islam yang mengajarkan kita berpikir ke depan, meski tidak mesti dia yang merasakan.</p>
</div>
</div>
<div>
<div></div>
</div>
<div>
<div>
<p>Tugas kita hanya bekerja. Melakukan apapun yang kita bisa. Karena, “Tidaklah seorang muslim yang bercocok tanam, kemudian ada burung, manusia atau binatang yang memakannya, kecuali itu akan menjadi sedekah baginya?”.</p>
</div>
</div>
<div>
<p>waAllahu’alam</p>
</div>
<div></div>
<div>
<p>&#8220;Momentum perbaikan diri&#8221;</p>
</div>
<div>
<p><span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: large;"><strong><span><span><span style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"><img src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=193303-lonely.gif" alt=":astig:" /></span></span></span></strong></span></p>
</div>
<div>
<p><span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: large;"><strong><span><span><span style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"> <a href="http://www.facebook.com/ramdhani.purnomo">RP</a></span></span></span></strong></span></p>
</div>
<div>
<p><span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: large;"><strong><span><span><span style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"><br />
</span></span></span></strong></span></p>
</div>
<div>
<p><em>sumber inspirasi:</em></p>
</div>
<ul>
<li><em>celotehan muh ase</em></li>
<li><em>zero to hero</em></li>
<li><em>untukmu kader</em></li>
<li><em>dan literatur fisika</em></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerbekasi.com/2010/11/16/tugas-kita-hanya-bekerja.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

