Home » Bekasi-Ku, Laporan Warga » Adipura di Kaki Jembatan Penyeberangan

Adipura di Kaki Jembatan Penyeberangan

Taman kecil di sudut Mall Metropolitan

Jika akhir-akhir ini kita melewati taman kecil dibawah jembatan penyeberangan depan Mall Metropolitan, maka kita akan mendapatkan pemandangan yang agak berbeda. Taman kecil tersebut tampak lebih bersih dan menyegarkan pandangan. Pot-pot bunga dicat kembali dan tidak ada pedagang kaki lima yang biasa mangkal di tempat tersebut.

Difungsikannya kembali taman kecil tersebut  layak disambut baik karena bisa dijadikan contoh bagaimana taman (meskipun kecil) difungsikan sebagaimana semestinya. Untuk mengembalikan fungsi taman kecil tersebut, pihak Pemerintah Kota (Pemkot) tampak bersungguh-sungguh. Hal tersebut tampak antara lain dengan ditempatkannya seregu Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk berjaga-jaga agar jangan sampai pedagang kaki lima kembali berjualan di tempat tersebut.

Kehadiran Satpol PP menjaga taman dari serbuan pedagang kaki lima, sekali lagi memperlihatkan belum adanya dukungan penuh masyarakat untuk menjaga kebersihan dan memelihara taman. Kejadian ini sama persis  dengan berita yang saya baca di Koran Tempo beberapa hari yang lalu, dimana diberitakan Walikota Mochtar Mohammad, yang bersungguh-sungguh mengkampanyekan kebersihan guna meraih Adipura, kecewa karena masih banyak stafnya yang justru tidak mendukungnya secara langsung yang antara lain terlihat dengan sikap membuang sampah seenaknya dan lingkungan kantor yang jorok.

Kalau pegawai Pemkot saja tidak dapat mendukung upaya kebersihan Walikota, bagaimana dengan anggota masyarakat Bekasi pada umumnya?. Bagaimana menurut pandangan anda?

Print Artikel Ini Print Artikel Ini
Posted by on Jan 23 2010. Filed under Bekasi-Ku, Laporan Warga. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

3 Comments for “Adipura di Kaki Jembatan Penyeberangan”

  1. yang dibersihkan bagian atasnya dulu baru kebawah… Analoginya seperti membersihkan tembok, disiram bagian atas kemudian dgn sendirinya airnya akan turun dan membersihkan bagian bawah…. :)
    Pegawai pemkotnya dulu yg peduli dgn kebersihan br kemudian diharapkan dgn sendirinya masyarakat akan mengikuti……

    [Reply]

  2. Arah pembangunan Kota Bekasi masih berputar pada Prestise semata, kita harus kritik kebijakan-kebijakan ini. Bagaimana mungkin masyarakat dapat terlayani dengan baik jika kita hanya mengejar penghargaan dari MURI, penghargaan dari MENKEU, penghargaan dar Men LH. padahal yg kita butuhkan adalah Pelayanan yg prima, cepat dan murah. bukan hal-hal yang hanya menjadi pajangan semata. piala2 atau piagam2 itu akan menghampiri jika masyarakat terlayani dengan baik, karena masyarakat jg merasakan hasil dr pembangunan itu senidiri.

    [Reply]

  3. Sebenernya cita2 marebut piala Adipura itu baik…tapi seharusnya, niatnya bukan terbatas sampai situ. Intinya, Adipura jangan dijadikan tolok ukur keberhasilan K3 Kota Bekasi. Wah…kacau kita. Soalnya yang saya tau…kalau mau ada penilaian aja tuh Kota Bekasi berbenah. Artinya kesadaran masyarakatnya kan belum melekat di hati. Ya nggak???

    [Reply]

Leave a Reply

Bergabunglah dengan lebih dari 1984 blogger. Jumlah inipun masih akan terus bertambah jadi jangan menunggu menjadi orang yang terakhir bergabung dengan kami.

Siapa saja yang sudah terdaftar?

Login

Login Anggota
Lost Password?

Penghargaan: Blog Komunitas berbasis Wilayah Terbaik 2010


Amprokan Blogger

Amprokan Blogger | Temu Blogger Nusantara

Sponsor

Bergabung dengan Milis Blogger Bekasi

Banner Komunitas

Komunitas Blogger Bekasi

Copykan Kode dibawah ini ke Blog/Website Anda!

© 2012 Komunitas Blogger Bekasi. All Rights Reserved. Log in - Designed by Gabfire Themes