Home » Event » Usia Muda Lah Yang Akan Mengubah Muka Sepakbola Indonesia

Usia Muda Lah Yang Akan Mengubah Muka Sepakbola Indonesia

Dunia Sepakbola tidak pernah luput kehadirannya dalam jagat raya, semua suka sepakbola, semua suka menonton sepakbola, kita pun dapat bermain sepakbola namun bermainlah di inggris maka kita akan menjadi seorang pemain fantastis dalam menggiring bola. Begitulah sebuah kalimat yang di lontarkan salah seorang pemain legenda “The Old Lady” pada saat harus mengakhiri karir sepakbolanya di Torino. Regenerasi dari setiap tim pasti akan selalu terjadi sepanjang masa, Kasarnya, sudah saatnya yang tua harus memasuki panti jompo agar tim dapat bermain lebih produktif. Dan ada juga yang mengatakan bahwa semakin tua semakin jadi! Yah seperti Alexsandro Del Piero ini, sudah berumur tua namun tetap buas jika berada di tengah lapangan. Dan bagaimana cara Man.City dalam menimbulkan sebuah keajaiban pada menit terakhir yang berbuah piala? Begitulah sekelumit dunia Sepakbola di eropa yang selalu menghebohkan. Bagaimana dengan kancah Sepakbola di Indonesia? Mengapa hanya anak muda yang lebih heboh dalam bermain Futsal?

Selasa pagi ini saya mendapatkan ajakan untuk menonton sebuah kejuaraan futsal tingkat nasional dalam memperebutkan piala emas. Saya berangkat dalam sebuah mobil bersama 4 orang teman saya, salah satu diantaranya adalah Jaka seorang Captain tim Usakti (Trisakti) yang akan bermain di sebuah gedung olahraga Ciracas. Setiba disana paling tidak, saya dapat mengetahui tempat berlatihnya para pemain kesebelasan Persija. Memasuki area Gor Ciracas, saya terkejut melihat pemandangan di dalamnya rapih namun cukup ribet ketika melihat banyaknya warna – warni garis yang membentang sepanjang luas lapangan tersebut.

Terduduk manis dan tercengang ketika saya harus duduk dalam sebuah tribun untuk menyaksikan laga tim My Futsal (Kebayoran) Vs PON. Sumut. Permainan jelas berbeda, semua bermain dengan teknik menggiring bola yang berbeda – beda dan strategi – strategi yang tidak kalah hebatnya, kedua tim sama – sama putra daerah yang gigih bermain untuk membawa nama daerahnya menjadi juara di Indonesia. Pertandingan pun harus berakhir dengan imbang 3 – 3.

Tibalah saatnya bagi saya untuk menonton pertandingan yang sudah dinanti-nantikan, Usakti harus fight melawan Pon.Sumbar. Menurut teman saya yang akan bermain, dengan melihat pertandingan-pertandingan pada tahun lalu, Pon. Sumbar termasuk salah satu tim futsal yang sangat seram, seorang penjaga gawang yang tangguh membuat lawan sulit menembus barisan pertahanan tim tersebut. Lain dulu lain sekarang, kini itu semua hanya menjadi sebuah sejarah belaka, kenyataannya ketika menonton pertandingan tersebut, penjaga gawang Pon.Sumbar memang sangat hebat dan gesit!!!! Banyak sekali peluang emas yang dimiliki oleh tim Usakti tapi harus digagalkan oleh penjaga gawang Pon.Sumbar tersebut. Namun apalah daya kenyataannya pada babak pertama Pon.Sumbar unggul terlebih dahulu dengan skor 3 – 2 hingga turun minum. Pertandingan semakin menarik untuk di nikmati, di lanjut dengan babak kedua, sebuah gol balasan di layangkan oleh Captain tim Usakti, yang membuat skor menjadi imbang 3 – 3, dan sekitar 5 menit terakhir Tim Usakti berhasil menambahkan gol untuk merubah kedudukan dalam bermain menjadi 3 – 4. Beginilah Sepakbola yang sulit di tebak untuk sebuah hasil akhir! Tim Usakti boleh berbangga-bangga atas kemenangan sesaat ini, Pon.Sumbar tentu tidak ingin datang dari seberang kemudian pulang untuk membawa sebuah kekalahan. Strategi mulai berubah, menjelang menit – menit terakhir dengan memanfaatkan counter attack, Pon.Sumbar berhasil menyamakan kedudukan menjadi 4-4. Sungguh tekad gigih, perjuangan yang keras yang di lakukan para putra daerah ini. layaknya seperti sebuah pertandingan Man.City terakhir, sebuah keajaiban terjadi pada menit-menit terakhir.

Pertandingan selanjutnya tentu tidak kalah menarik, IRC (Pelindo) Vs Pon.Makasar. IRC juga diperkuat oleh 2 pemain putra daerah asal Bekasi yang biasa disapa akrab dengan panggilan Izul dan Lepay. IRC sendiri termasuk dalam jajaran tim futsal terkuat di indonesia, disanalah tempat berkumpulnya para pemain Timnas Indonesia. Diantara para pemain putra daerah asal Bekasi, hanya Lepay yang terpilih untuk bisa masuk kedalam Timnas. Kalo keadaan tim sudah seperti ini maka sudah dipastikan siapa yang akan menang! Sesuai dengan dugaan IRC berhasil menang dengan skor 6-4 atas Pon.Makasar.

Sayangnya semua fenomena menakjubkan yang terjadi di dalam sebuah gedung Gor Ciracas ini tidak ada yang merekam dalam bentuk audio visual kemudian disebarkan kemasyarakat luas untuk membuktikan bahwa setelah menonton pertandingan ini, mereka pasti percaya, bahwa muka Sepakbola di Indonesia akan berubah total menjadi lebih baik di tangan para pemain muda.

Print Artikel Ini Print Artikel Ini
Posted by on May 16 2012. Filed under Event. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Bergabunglah dengan lebih dari 1988 blogger. Jumlah inipun masih akan terus bertambah jadi jangan menunggu menjadi orang yang terakhir bergabung dengan kami.

Siapa saja yang sudah terdaftar?

Login

Login Anggota
Lost Password?

Penghargaan: Blog Komunitas berbasis Wilayah Terbaik 2010


Amprokan Blogger

Amprokan Blogger | Temu Blogger Nusantara

Sponsor



Bergabung dengan Milis Blogger Bekasi

Banner Komunitas

Komunitas Blogger Bekasi

Copykan Kode dibawah ini ke Blog/Website Anda!

© 2012 Komunitas Blogger Bekasi. All Rights Reserved. Log in - Designed by Gabfire Themes