Posted by irmasenja
Puisi
Tuesday, February 7th, 2012
Aku tidak punya redaksi jawaban yang tepat untuk setiap tatapan tanda tanyamu. Sulitku menjelaskan sikap introvert dan ‘ diam ‘ ku pada sikapmu. Terlepas dari adanya aku dan kamu di jalan yg sama, kita adalah dua kutub yang berbeda, dan aku,…begini adanya. Tentang segala macam kerikil dan angin pada rel mu dan aku, tentang segala [...]
Posted by amriltg
Puisi
Thursday, December 29th, 2011

Tidurlah yang pulas anakku Saat kuganti kalender penanda waktu pada pagi pertama ditahun baru ditingkah gerimis yang tak jua usai dan kerlip kembang api dilangit malam serta gemuruh petir menggetarkan sukma Seperti degup jantungku yang mencoba memadamkan gusar menghadapi hari-hari yang bakal tersingkap satu-satu dari kalender baru Mimpilah yang indah anakku Tentang hari-hari berwarna sepanjang [...]
Posted by irmasenja
Puisi
Thursday, December 22nd, 2011

Ibu,… Seringkali aku merasakan perlahan kau mengendap kekamarku, merapikan letak selimutku yang tersingkap, Aku merasakan kau datang tapi kubiarkan mataku terpejam, lalu duduk disisi pembaringan, perlahan… aku suka ketika kau kecup keningku dan menatapku dalam. Kerap kali kau membelaku dari amarah ayah, memberiku semua hal yang terbaik. Dan semua pagi ketika kau begitu bergegas mengejar [...]
Posted by amriltg
Puisi
Tuesday, October 18th, 2011

Langit dan senja, katamu, adalah paduan cerita tentang harapan dan rindu yang terserak antara tepian cakrawala hingga batas dimana mentari meredupkan cahayanya Kita menyaksikan detik-detik berguguran bersama alunan musim yang berlalu dengan perih Seperti sayatan biola kidung melankolis seorang violis, menyanyikan bait demi bait sajak tentang asmara yang mengapung pada sebatas pandang tentang gigil [...]
Posted by amriltg
Puisi
Wednesday, August 31st, 2011

Saat senja, ketika Ramadhan pergi Keharuan menyentak dikalbu, menyentuh nurani Seiring semburat merah jingga bertahta di rangka langit Bulan Suci beranjak perlahan, menapak dalam keheningan meninggalkan jejak-jejak cahaya hingga batas cakrawala Dan aku luruh dalam kesedihan tak terungkapkan Saat Senja, Ketika Ramadhan Pergi Bersama segenap doa yang terangkum pada setiap sujud, pada lembar demi [...]
Posted by amriltg
Puisi
Friday, June 17th, 2011

Kaki-kaki Jembatan Ampera yang kokoh menghunjam pada dasar batang sungai anggun mengalir, seakan bertutur tentang kisah-kisah yang berlalu dari musim ke musim, tentang cinta, harapan, impian, juga kehilangan Dan di tepian Musi, mengenangmu bersama senja yang jatuh perlahan Bagai menyibak garis-garis samar bayangmu pada riak air dan pantulan muram cahaya petang matahari diatasnya Ketika menemukanmu [...]
Posted by ilhammi gani
Puisi
Saturday, May 7th, 2011

Selamat malam cintaku ada apa dengan malam hari ini? hujan yang deras ini tidak akan menghentikan ku untuk datang membawa kehangatan ini Tebaran listrik selalu menghiasi langit namun tak satupun niat ku untuk membatasi langkah emas ini. kilauan senyumanmu membuat ku untuk selalu ada di sisi mu bersyukurlah karena aku tulus ada untuk mu Namun, [...]
Posted by amriltg
Puisi
Thursday, March 10th, 2011

Riak air berwarna kusam mengalir pelan di sepanjang batang tubuhmu, Kalimalang Pada tepiannya aku termangu dan menyesap segala cerita tentang anak-anak yang tertawa riang menceburkan diri ke dalammu tentang sampah yang mengapung disekitarmu tentang tawa perempuan berpakaian seronok menikam langit tentang lelaki tua yang merutuk kesal melihat motornya rusak terperosok pada jalan berlubang dibahumu tentang [...]
Komentar Terbaru