Home » Bekasi-Ku » Pesta itu sudah usai, mari tengok yang tidak bisa pesta

Pesta itu sudah usai, mari tengok yang tidak bisa pesta

Blogger Bekasi sudah menyandang predikat sebagai komunitas blogger yang layak dihargai. Sebuah award bergengsi telah disandangnya dari ajang pesta blogger 2010. Tahun depan, mungkin gantian Amprokan Blogger 2011 akan memberi penghargaan pada komunitas lain yang dianggap layak menyandang gelar sebagai komunitas blogger terbaik di Indonesia, tentu denga kriteria yang berbeda.

Gelar ini makin lengkap karena beberapa blogger yang ada di Bekasi juga mendapat nominasi sebagai blogger yang dianggap punya prestasi di bidangnya masing-masing. Belum lagi stand blogger bekasi yang selalu hiruk pikuk dengan tamu bahkan masih tetap hiruk pikuk saat tamunya sudah pergi.

Tahun ini memang adalah tahunnya BeBlog (blogger Bekasi). Setelah sukses menggelar acara Amprokan Blogger, lengkap dengan acara lomba menulis dengan hadiah yang terbesar sepanjang tahun ini (CMIIW), Beblog juga sukses menelorkan beberapa kegiatan yang mengundang decak kagum komunitas blogger lainnya.

Di luar segala kegiatan internal maupun eksternal yang dilakukan BeBlog, mereka juga sangat peduli dengan kegiatan komunitas blogger lainnya. Hampir selalu ada wakil yang dikirim beBlog jika komunitas blogger di kota lain mengadakan acara dan mengundang BeBlog. Entah itu di Surabaya (mas Irfan yang berangkat), atau di Solo (rombongan Ibote yang dikawal oleh pejabat teras BeBlog, mulai dari Ketua, Wakil Ketua lengkap dengan keluarganya dan Bendahara BeBlog) ataupun di Depok (dihadiri oleh rombongan Ibote, Srikandi BeBlog dan dikawal oleh Wakil Ketua serta Sekretaris Umum BeBlog).

Semua hal itu menjadikan BeBlog sebagai komunitas yang mudah akrab dan diakrabi oleh komunitas lainnya. Lihat saja ketika mesin beBlog digerakkan, maka Mas Amril yang dijagokan BeBlogpun tampil sebagai Blogger Favorit tingkat internasional.

Wajar kalau saat ini BeBlog merasa layak untuk berpesta. Wajar kalau wajah sumringah muncul dimana saja. Wajar juga kalau ada yang terkena euforia dan memakai kaos yang dipajang untuk tanda tangan sebagai kaos untuk mejeng di depan camera.

Seharian, selama pesta blogger berlangsung, para beBlogers berpesta dengan lagak ragam masing-masing. Sementara itu aku sendiri harap-harap cemas menunggu pengumuman pemenang blog wirausaha terbaik tahun ini. Blog Mie Sehati masuk nominasi 3 besar dalam kategori blog wirausaha dan aku punya harapan besar untuk memenangkan lomba ini.

“Juaranya bukan kita mas. Aku sudah dapat bocorannya”

“O…iya ya? Tak pikir yang menang kalau tidak Mie Sehati ya blognya pak Rawi”

Ternyata benar bocoran yang kuterima dari pak Rawi. Aku jadi sadar bahwa pagi tadi aku sudah disalami oleh sang pemenang. Rupanya itu adalah salaman sebagai pertanda kemenangan bukan di tanganku.

Aku tentu kecewa dengan hasil ini, karena aku punya angan-angan untuk menyumbangkan hasil kemenanganku ini ke ACT untuk diteruskan ke korban bencana alam di Indonesia yang beritanya setiap hari tambah memilukan saja.

Untung aku kemudian sadar bahwa ini adalah keputusan terbaik dari Tuhan. Kuyakinkan diriku bahwa ini adalah kondisi terbaik buat blog Mie Sehati, buat diriku dan buat lingkunganku. AKupun menyadari bahwa blog Mie Sehati masih memerlukan penanganan yang lebih serius, baik di bidang tampilannya, “content”-nya maupun kegiatan-kegiatannya.

Beberapa hari lalu aku juga sudah singgah ke blog sang pemenang dan di blog itu aku menulis kalau blog sang pemenang memang layak menang karea isinya memang bagus.

Tidak jadi menang lomba tidak menyurutkan niatku untuk mengajak teman-teman untuk berpaling sebentar ke Merapi, Wasior maupun Mentawai. Betapa sulitnya mereka di lokasi bencana. Kapal yang mau menuju ke Mentawai untuk membantu korban disana malah terbalik sebelum sampai tujuan. Beberapa helikopter juga tidak bisa maksimal melakukan bantuan ke Mentawai.

Kondisi di Wasior juga tidak kalah susahnya. Lokasi yang begitu jauh dari keramaian membuat bantuan sangat sulit masuk ke lokasi bencana. Bahkan di Merapi yang lokasinya sangat dekat juga masih banyak kendalanya. Masker maupun obat tetes mata langka di pasaran, meskipun ada beberapa penjual masker dadakan yang kemudian mendapat untung dadakan karena bencana ini, namun pada umumnya para korban bencana di Merapi sangat rawan sakit pernafasan dan penglihatan.

Semoga selepas pesta ini para blogger mau melanjutkan pestanya di lokasi bencana. Mau Pesta Blogger di Merapi? Silahkan. Mau di tempat lain juga silahkan. Semua itu adalah hak kita. Tinggal bagaimana kita bisa memilih tindakan etrbaik untuk lingkungan kita, itulah yang paling utama.

Mari peduli sesama.

Saat ini sudah banyak badan sosial yang masuk ke Merapi dan beberapa relawan “dadakan” sudah menghentikan aksi mereka agar proses pertolongan pada korban lebih tertata rapi dan terkoordinir dengan baik.

Salah satu status dari relawan yang langsung terjun ke lapangan terbaca seperti ini :

SAYA TIDAK MENYANGKA.. dgn hanya mengandalkan fesbuk, Twitter, Blackberry dan Nama Baik, kami tim KDCorp bisa mengumpulkan dana Rp. 84.512.400 dan beberapa bahan makanan untuk Merapi dalam waktu 4 hari. mungkin masih jauuuh dr kebutuhan, tapi paling tidak kami bisa melakukan langkah kecil untuk menyampaikan amanah rekan2 semua…

Kini saatnya tim berpengalaman masuk ke lokasi bencana. para korban tidak butuh isak tangis kita di depan mereka. Para korban lebih membutuhkan bantuan yang terkoordinir dan merata di semua lokasi dan di semua titik waktu.

Kubaca melalui beberapa kotak yang masuk ke ponselku, gerakan dari Tim DERU (Disaster Response Unit) yang sudah mulai aktif masuk ke semua lokasi bencana, baik di Mentawai, Wasior maupun di Merapi. Semoga mereka mampu membantu semua korban bencana dengan baik. Kepada para partai yang ada di lokasi bencana, sebaiknya jangan memasang bendera partai mereka, marilah kita lupakan partai apa yang kita anut. Kita lakukan saja semua kegiatan ini untuk saling memudahkan urusan orang lain.

Salam Sehati.

+++

Pesta itu sudah usai, mari tengok saudara kita yang tidak bisa pesta

Print Artikel Ini Print Artikel Ini
Posted by on Nov 1 2010. Filed under Bekasi-Ku. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

6 Comments for “Pesta itu sudah usai, mari tengok yang tidak bisa pesta”

  1. Waduh Saya urang Bekasi kok baru tahu yah ada komunitas ini…
    Hebat yah blogger Bekasi? Pesta nya meriah banget tuh… Selamat sudah menjadi komunitas blogger yang sudah diakui.

    Salam,
    soe

  2. semoga kita bisa terus berbagi.

    salam
    Omjay

  3. Insa Allah tahun depan Mie Sehati jadi juara dalam kategori blog wirausaha…

    izin donlod fotonya ya pak eko, buat plengkap tulisan saya…

  4. @soe,
    makasih

    gabung yuk…!:-)

    salam sehati

  5. @wijaya kusumah,
    amin

    makasih doanya Om Jay

    salam sehati

  6. @ilhammi,
    amin

    makasih doanya ya
    silahkan kalau mau ambil foto-foto yang ada

    salam sehati

Leave a Reply


7 + = 13

Login

Login Anggota
Lost Password?

Amprokan Blogger | Temu Blogger Nusantara

Banner Komunitas

Komunitas Blogger Bekasi

Copykan Kode dibawah ini ke Blog/Website Anda!

© 2014 Komunitas Blogger Bekasi. All Rights Reserved. Log in - Designed by Gabfire Themes