Ngarak Manten di KEMILAU NUSANTARA 2010
Sosial-Budaya Tuesday, October 26th, 2010 229 views
Print Artikel Ini
Teks & foto: Aries Rachmandy
Sekelompok warga nampak bersiap-siap menuju suatu tempat. Seorang pria dengan pakaian pernikahan khas Betawi begitu terlihat gagah. Para penari dengan gemulai dan enerjik, mengikuti alunan gambang kromong yang menghentak hingga mencuri perhatian warga. tak ayal, warga pun tumpah ruah untuk melepas rasa penasarannya.
Seorang wanita begitu serasi dengan pakaian pernikahannya yang didominasi oleh warna merah dihiasi assesoris keemasan. Rombongan tiba di rumah mempelai wanita dengan maksud untuk meminang sang wanita. Namun rombongan mempelai pria harus menghadapi terlebih dahulu sang tuan rumah dengan beberapa rintangan, yakni beradu pantun dan beradu silat oleh pendekar dari masing keluarga. Ternyata pantun dan adu silat dimenangkan oleh pihak mempelai pria, sehingga sang tuan rumah mempersilahkan rombongan mempelai pria untuk memasuki rumah.
Itulah kebudayaan yang ditampilkan oleh Disparbudpora Kabupaten Bekasi pada helaran KEMILAU NUSANTARA 2010, Sabtu (23/10) di MPR-JB (Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat) Bandung. Acara ini dibuka oleh Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, menampilkan kebudayaan daerah se-nusantara yang sangat beragam dan menarik. Event tersebut merupakan agenda tahunan Kembudpar Indonesia dan Disparbud Jabar sebagai upaya melestarikan kebudayaan nusantara. Selain pawai kebudayaan dari kota/kabupaten se-nusantara, dalam event tersebut terdapat stand-stand yang mempromosikan potensi khas tiap daerahnya masing, seperti wisata alam, kerajinan tangan (handy craft), makanan ringan, pakaian, dan assesoris.
- mempelai wanita
- Pendekar Silat jungkir balik
- Pendekar silat berpapasan
- Mulai diarak keliling arena festival
- Rombongan ngarak manten
- Enerjik
- Rombongan mempelai pria disambut tuan rumah mempelai wanita.
- mempelai pria
Print Artikel Ini




