Home » Agama » Bunuh diri = IBLIS

Bunuh diri = IBLIS

Bunuh Diri suatu kata yang sangat menarik untuk dikaji lebih dalam, bahkan ada suatu budaya bunuh diri di identikkan suatu sikap kesatria oleh suatu bangsa tertentu.

Bunuh diri adalah suatu bentuk sikap putus asa atau suatu bentuk sikap yang lebih terhormat di bandingkan sikap yang lain.

Dalam cerita-cerita kuno di jepang, suatu kesatria jika telah kalah bertarung dengan kesatria lain memandang bunuh diri adalah jalan terbaik / agung daripada terhina.

Dalam islam, bunuh diri adalah suatu perbuatan yang dilarang dan dengan tegas dikatakan dalam Al-quran itu sendiri:

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu”. QS.An-Nisa (4) ayat 29.

“Dan orang-orang yang tidak menyembah Tuhan yang lain beserta Allah
dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali
dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang
melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan)”, 
QS.Al-Furqon (25) ayat 68.

Bahkan ada beberapa ulama, kyai, ustadz menyatakan bunuh diri adalah dosa besar yang tak ampuni.

Ada suatu kata yang menggelitik adalah dosa yang tak terampuni sama halnya dengan dosa menyekutukan Allah dengan makhluk-Nya.

Kenapa demikian……

Karena bunuh diri adalah refleksi dari putus asa atau sifat sombong tertinggi dalam diri manusia… sehingga pada saat yang bersamaan manusia / hamba itu telah menyatakan Allah sesungguhnya tidak akan sanggup / mampu untuk menolongnya.

Dapat dikatakan bahwa ALLAH bukanlah pencipta yang sempurna dan sama halnya dengan makhluk ciptaan yang lain

Bukankah ini sama halnya dengan menyekutukan ALLAH dengan makhluk/ciptaan

“Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong)
dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh.
Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi
membanggakan diri”.
QS. Lukman(31) ayat 18

Sungguh ironis memang kenapa Allah tidak suka pada hambanya yang berputus asa karena pada saat yang bersamaan terjadilah tingkat spiritual tertinggi manusia seperti halnya iblis saat menyatakan tidak mau sujud kepada Adam sebagai bentuk melaksanakan perintah TUHAN-NYA karena merasa lebih baik dan mulia daripada Adam.

Sehingga kita dilatih untuk terus berusaha sebaik mungkin dan sabar dalam menjalani kehidupan ini. Karena sesungguhnya ALLAh bersama hambanya yang sabar lagi berserah diri.

Print Artikel Ini Print Artikel Ini
Posted by Kigendengpol on Aug 9 2010. Filed under Agama. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

2 Comments for “Bunuh diri = IBLIS”

  1. wah lagi-lagi suruh bersabar??sampai kapankah diriku harus bersabar gus??

    [Reply]

  2. sabar lagi..sampai kapan diriku harus bersabar gus??

    [Reply]

Leave a Reply

Amprokan Blogger | Temu Blogger Nusantara


Amprokan Blogger

Sponsor

images-1

---

Member Be-Blog

Sudahkah Anda menjadi bagian dari Be-Blog?

Siapa saja yang sudah terdaftar?

Login

Login Anggota
Lost Password?

Shoutbox


Loading

WP Shoutbox
Name
Website
Message
Smile
:mrgreen::neutral::twisted::arrow::shock::smile::???::cool::evil::grin::idea::oops::razz::roll::wink::cry::eek::lol::mad::sad:8-)8-O:-(:-):-?:-D:-P:-o:-x:-|;-)8)8O:(:):?:D:P:o:x:|;):!::?:



Gabung di Milis Blogger Bekasi

Powered by Yahoo Groups

© 2010 Komunitas Blogger Bekasi. All Rights Reserved. Log in

Switch to our mobile site

- Designed by Gabfire Themes