Sayur Gabus Pucung Makanan Favorit Orang Bekasi
Artikel, Kuliner Friday, October 16th, 2009 2,556 views
Print Artikel Ini
Jaka sembung makan besi, ambil sapu di ujung gunung Jangan ngaku orang Bekasi, kalo kaga tahu “Gabus Pucung”
Sayur Gabus Pucung adalah sayur ikan gabus yang berwarna hitam pekat dari pucung (kluwak). Pucung atau kluwak biasa dikenal sebagai bumbu rawon. Jika rawon menggunakan daging, sayur gabus pucung menggunakan ikan gabus.
Bahan utama pucung gabus adalah ikan gabus. Ikan gabus disajikan dalam potongan-potongan ikan pada umumnya, seperti kepala, badan, atau ekor. Ikan gabus yang sudah digoreng, lalu dicemplungkan ke dalam kuah hitam akibat dari pucung (Pangium edule reinw) ibu-ibu ahli dapur mengenal bumbu tersebut dengan nama kluwek.
Sebagai tambahan, bumbu dalam kuah tersebut adalah kemiri, bawang merah, bawang putih, cabe merah, jahe, kunyit dan daun salam. Semua bumbu diulek lalu ditumis kemudian dimasukan ke dalam air. Ikan dimasak hingga lunak. Sekilas tampilan kuahnya mirip dengan rawon. (Sumber : Bekasi Heritage)
Sayur ikan gabus pucung sebagai masakan khas Betawi relatif sulit ditemukan. Sebagian wilayah Bekasi yang banyak mendapat pengaruh dari masyarakat Betawi (misalnya sebagian Kota Bekasi hingga Tambun dan Cibitung) mengenal masakan ini sebagai masakan untuk para boss. Selain karena rumah makan yang menyediakannya jarang, ikan gabus juga sulit diternak. Sebagian besar ikan gabus yang didapat merupakan tangkapan dari alam.
Yang lucu, ikan gabus ini memiliki beberapa nama sesuai dengan ukurannya. Ikan gabus yang masih kecil bernama Ciritan. Yang remaja dan sudah agak dewasa bernama Boncelan. Yang besar dan sudah beranak pinak barulah diberi nama ikan Gabus. Ini mirip dengan penamaan buah nangka dimasyarakat Bekasi. Yang masih kecil diberi nama Gori. Yang agak besar diberi nama Cek-cek (atau cecek, bukan cicak lho…) dan yang besar baru diberi nama Nangka.
Bagi yang berminat dengan sayur ikan gabus pucung, terdapat beberapa lokasi yang bisa dicapai untuk mendapatkannya, antara lain :
- Warung Masakan Khas Betawi, Sayur Gabus di daerah Harapan Indah
- Warung Tenda Masakan Khas Betawi, di samping Mesjid Al Muwahiddin (Jalan Bunga Karang) Kota Bekasi. Hanya buka di sore-malam hari.
- Warung Gabus & Sop Daging Sapi, Pintu Masuk Kota Legenda (Samping Kali Malang) Tambun
- Warung Gabus Ibu Danah-Simun (ini ibunya Vavai lha ya
), di Sumber Jaya Tambun - Warung Gabus si Kembar - Ciketing Tambun
Catatan : Sumber tulisan: website Bekasi@My City.
Referensi :
- Gabus, “Bikin Mampus Dah”
- Nyemplung di Kuah Pucung
- Sayur Ikan Gabus
- Makanan : Gabus Pucung 1
- OOT : Jajanan Bango
Print Artikel Ini





iya tuch enak banget..
[Reply]
Om Jay tulisan re gabus pucung dijadikan tulisan juga di El Shinta tgl 16 Agustus 2009:
http://www.elshinta.com/elshinta/readnews_comment.htm?id=55331
Bravo ternyata artikel di bloggerbekasi.com mulai dibaca banyak orang. Cuma El Shinta tidak menyebut sumbernya dari tulisan Om Jay tapi dari heritage Bekasi.
[Reply]
hahahaha, kayaknya para blogger bekasi harus meluncur ke sana nih, nyobain sayau gabus pucung, hehhehehe
[Reply]
gabus pucung enak banget tuh,tapi kalau ke Brunei hati-hati loh nyebut kata “Pucung”
[Reply]
klo di keluar ga saya sering masak gabus pucung , tp skarang klo ada hajat besar saja coz di pondok gede rada susah nyari ikan gabus and harganya hampir sama sama daging ,,,
” # Warung Gabus Ibu Danah-Simun (ini ibunya Vavai lha ya
), di Sumber Jaya Tambun ”
pantesan waktu buka bareng di duren jaya makan nya pake gabus pucung Promo nie ye
[Reply]
Kalo di Babelan seh, setiap hari kita bisa dapetin Sayur Gabus Pucung, masuk aja ke pasar, Mo yang tinggal makan atau mo Beli ikan yang masih hidup + Pucung juga ada.
Untuk nama ikannya sepertinya ada sedikit perbedaan deh, untuk yang paling kecil orang Babelan bilang BUNCIRIT ( Ciritan kalee yeee….), gede dikit KUCENG ( awas bukan Kucing lho…), yang gedean lagi BOCELAN/KOCOLAN dan yang paling gede baru di sebut GABUS
Tapi semuanya sama, kalo di sayur pake Pucung, Muantabbb………
[Reply]
Bicara makanan sayur gabus, bicara makanan hobi saya tuh, sedikit saya tambahkan nih tentang sayur gabus.
Untuk bisa mengetahui SAYUR GABUS tuh enak atau tidak ada beberapa parameternya :
1. Ikan Gabusnya
2. Cara nyiangin (membersihkan sisik ikan)
3. Cara Potong Ikan
4. Buat bumbunya
1). Ikan gabus yang baik yang layak di konsumsi menurut Ibu saya berumur
antara Boncelan dengan gabus itu sendiri artinya kalau ude sampai
tingkatan Gabus itu sudah terlalu tua yang akhirnya mempengaruhi
kelezatan pada dagingnya.
2). Cara Nyiangin (Buang sisik ikan)
Biasanya berdasarkan pengalaman saya makan ikan gabus di warung-
warung sayur gabus betawi itu kurang bersih (alias masih terdapat kulit
tipis ikan) lapisan ikan gabus setelah sisik itu masih ada kulit tipisnya.
Bisa dilihat dari tampak dagingya terlihat hitam sekali biarpun itu sudah di
pucung. Jika nyiangin ikannya belum bersih akan terasa sedikit pahit
dilidah. Nyiangin ikan gabus yang baik dan bagus itu harus bersih sekali
sampai kulit ikan berwarna putih. Biasanya untuk lebih bersih dalam
menyiangin ikan menggunakan abu gosok.
3). Cara potongan ikan sebenarnya yang paling bagus itu posisi miring, tapi
kebanyakan di warung-warung sayur gabus itu cara motong ikannya lurus,
kenapa lurus?, karena tukang warung tidak mau rugi, kalau dia potong
miring, otomatis satu potongnya lebih besar, satu ikan gabus jika
di potong lurus bisa menjadi 4 bagian potongan (1). bagian kepala (2).
bagian tengah jadi 2 potong (3). bagian buntut. Tapi jika di potong miring
akan menjadi 3 potong ikan
4). Bumbu dasar Sayur Pucung Gabus adalah pucung, Untuk menghasilkan sayur yang nikmat dan gurih kita harus terlebih dulu memilih pucung yang bagus. Perbedaan pucung yang bagus dengan tidak dilihat dari bentuk daging pucungnya. Kalau daging pucung berwarna hitam pekat dan bila kita cicip terasa asin itu tanda-tanda pucung itu berkualitas. tapi bila daging pucung berwarna abu-abu atau keputih-putihan dan bila dicicipi terasa pahit atau tidak ada rasanya itu tanda-tanda pucung tidak bagus untuk bahan sayur pucung.
[Reply]
akuy Reply:
October 17th, 2009 at 10:52 PM
@Marjan, beuh…. ini mending dibikin postingan tersendiri…. wkwkwkwwk…….
[Reply]
haduh….kayaknya enak baget tuh, jadi pengen nyoba….
[Reply]
Kalo Maen Ke Bekasi Timur, mampir di Warung Nasi H.Kholik samping Masjid Al Mubaarok, Kalo dari MM atawa BCP susuri jalan M.Hasibuan ke Arah Timur mentok belok kiri naik Ke atas atawa Masjid Al MUbaarok…….
Kalo Mau nyobain Gabus adanya cuman ari Rebo………
[Reply]
emang nikmat nih masakan..
ada informasi untuk resepnya gak ya??
[Reply]
bagi para pedagang ikan gabus picung,kalau kekurangan ikan bisa pesan ke saya,sy punya stok ikan gabus banyak. hub 081288897726 {bang Bedul}
[Reply]
saya suka banget…apalagi kalo kuahnya kentaaaaallll..hmm..yummie..
[Reply]