Home » Pendidikan » Cara Penyajian Tulisan dalam Bentuk Karangan

Cara Penyajian Tulisan dalam Bentuk Karangan

Pertanyaan yang muncul ketika menulis suatu karangan agar dapat dibaca oleh pembaca adalah “Apa yang Anda inginkan dari pembaca ketika membaca tulisan Anda?” Ada beberapa tujuan tertentu ketika tulisan yang Anda tulis ingin dibaca oleh pembaca, diantaranya Anda ingin memberikan wawasan atau pengetahuan, memberikan informasi tentang informasi yang Anda tahu, menyampaikan gagasan dalam bentuk tulisan, memberikan pendapat Anda agar pembaca bisa sependapat dengan pendapat yang Anda tulis atau tujuan lainnya.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian membaca tulisan yang baik adalah “ba·ca v, mem·ba·ca v 1 melihat serta memahami isi dari apa yang tertulis (dengan melisankan atau hanya dalam hati) ….” Akan menjadi hal percuma ketika tulisan yang Anda berikan tidak mampu membuat pembaca memahami isi dari tulisan yang Anda sajikan. Dengan begitu, tulisan yang baik adalah tulisan yang mampu membuat pembaca mengerti dan menangkap maksud dari tulisan yang Anda berikan.

Dengan teknologi Internet yang semakin maju, siapa pun kini dapat menyampaikan ide, informasi, pengetahuan atau pendapat dalam bentuk tulisan dengan mudah dan cepat. Media yang sering dipakai untuk membuat tulisan lewat Internet adalah Web Blog atau sering dikenal dengan Blog. Di Blog, Anda dapat menuangkan apa pun dalam bentuk tulisan, baik itu bersifat personal, untuk perusahaan sampai dengan pemerintahan. Karena sifatnya global dan dapat diakses siapa pun yang terhubung dengan Internet, media ini menjadi begitu efektif untuk menyajikan tulisan agar dibaca oleh pembaca, mulai dari isi yang bersifat pribadi, hanya sekedar memberikan informasi atau bahkan digunakan untuk alat promosi sampai dengan kampanye politik.

Tentunya, apa pun media yang digunakan dalam penyajian tulisan dalam bentuk karangan, diperlukan teknik penyajian tertentu agar pembaca dapat memahami isi dari tulisan yang Anda buat. Saya coba berbagi tentang teknik penyajian tulisan dalam bentuk karangan yang saya dapatkan saat mengikuti mata kuliah Bahasa Indonesia.

Berikut bagan tentang penyajian karangan populer:

Bagan Penyajian Karangan Populer

Teknik Penyajian Karangan Populer (klik untuk memperbesar)

Dari bagan di atas, penjabaran tentang penyajian karangan populer meluas menajadi sebagai berikut:

Teknik Narasi

Karangan dengan teknik narasi menjelaskan dan menggambarkan tentang peristiwa pada suatu waktu. Yang terpenting dari teknik narasi adanya unsur tindakan / perbuatan. Teknik narasi dibagi menjadi dua bagian:

  • Narasi Sugesti / Imajinatif, menyampaikan peristiwa / kejadian yang mampu merangsang daya hayal pembaca, menggunakan bahasa figuratif dan disampaikan dengan kata-kata konotatif, contoh: dongeng, cerpen, novel, dan roman.
  • Narasi Ekspositoris, kebalikan dari narasi sugesti, peristiwa yang disajikan secara rasional, menggunakan bahasa denotatif, bertujuan untuk menambahkan pengetahun pembaca, contoh: sejarah, biografi, dan autobiografi.

Teknik Deskripsi

Karangan yang menggambarkan / melukiskan / mendeskripsikan tentang suatu objek yang sebenarnya yang ada di pikiran penulis, dideskripsikan ciri, sifat, atau hakikat sehingga pembaca mengenal objek yang dimaksud. Dalam teknik ini, ada dua sikap yang dapat mempengaruhi pemikiran penulis:

  • Sikap Subjektif, melihat objek sesuai dengan keadaan yang dilihatnya, karangan ini disebut juga karangan realistis.
  • Sikap Objektif, penulis turut menginterpretasi pandangan dirinya terhadap objek yang digambarkannya, karangan ini disebut juga karangan impresionistis.

Teknik Oposisi / Paparan

Karangan ini memaparkan / memberitahu informasi dengan tujuan memperluas wawasan pembaca tanpa ada pemaksaan. Contoh: informasi terkini, tips dan opini

Teknik Persuasi

Karangan yang berisikan meyakinkan seorang untuk melakukan sesuatu yang dikehendaki penulis
pada waktu sekarang atau yang akan datang. Tujuan akhir adalah adanya kesepakatan. Contohnya adalah Persuasi Iklan & Persuasi Politik.

Tiga hal yang harus diperhatikan dalam menulis karangan dengan teknik persuasi:

  • Kredibilitas penulis
  • Kemampuan penulis menyugesti pembaca
  • Bukti-bukti

Teknik Argumentasi

Karangan yang berusaha untuk mempengaruhi sikap dan pendapat orang lain dengan cara merangkaikan fakta-fakta sedemikian rupa sehingga dapat diketahui apakah pendapat itu benar atau tidak.

Tiga hal yang penting dalam karangan dengan teknik argumentasi:

  • Pendahuluan persoalan
  • Bagian tubuh argumentasi yang disajikan
  • Kesimpulan

Dari teknik-teknik di atas, Anda bisa pilih sendiri teknik penyajian mana yang tepat untuk tulisan yang Anda karang. Apakah di Blog ingin menyajikan pendapat dengan teknik argumentasi, atau ingin dengan tulisan dengan tujuan untuk meyakinkan pembaca menggunakan produk yang Anda tawarkan dalam bentuk tulisan, atau teknik-teknik tertentu yang sesuai dengan tulisan yang akan Anda buat.

Referensi:

Tulisan ini diambil dari blog saya dengan alamat: http://bangbedoel.wordpress.com/2010/09/15/cara-penyajian-tulisan-dalam-bentuk-karangan/

Print Artikel Ini Print Artikel Ini
Posted by on Sep 17 2010. Filed under Pendidikan. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

5 Comments for “Cara Penyajian Tulisan dalam Bentuk Karangan”

  1. Terimakasih atas sharingnya yang bermanfaat, Bang

  2. keren tipsnya mas, bisa menjadi acuan untuk blogger yang hobbi mengarang sebagai bahan update blog nya ……

  3. @Rubiyanto, iya mas… mudah2an bisa jadi menambah wawasan ^_^

  4. terima kasih informasinya mas

    salam
    Omjay

Leave a Reply


8 + = 15

Login

Login Anggota
Lost Password?

Amprokan Blogger | Temu Blogger Nusantara

Banner Komunitas

Komunitas Blogger Bekasi

Copykan Kode dibawah ini ke Blog/Website Anda!

© 2014 Komunitas Blogger Bekasi. All Rights Reserved. Log in - Designed by Gabfire Themes