Home » Sosial-Budaya » Tahun Baru & Hari Raya

Tahun Baru & Hari Raya

“Partai Dem***** mengucapkan Selamat Hari Raya Imlek 2563…” begitulah seorang wanita cantik di iklan televisi buatan sebuah partai politik yang sedang mengucapkan selamat dalam rangka perayaan Tahun Baru Imlek 2563 yang tepat pada tanggal 23 Januari tahun 2012 Masehi. Sekilas memang tidak ada yang aneh dari kalimat yang diucapkan si cantik itu, tapi coba perhatikan di kata “selamat hari raya” bukannya “selamat tahun baru”.

Bukankah tahun baru itu juga hari raya, karena juga dirayakan? Memang betul, sesuai dengan artinya, kata ‘raya’ yang berarti ‘besar’ memang cocok juga ditempelkan ke hari di mana menjadi awal dari sebuah tahun yang baru… (nah, bingung kan?). Tapi bukankah lebih baik jika kita mengucapkannya ‘selamat tahun baru’ bukannya ‘selamat hari raya’?

Di Indonesia ada 3 tahun baru yang dirayakan selain tahun baru Masehi 1 Januari, yaitu:

1. Tahun Baru Hijriah 1 Muharram, yang dimulai sejak hijrah atau pindahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah tepatnya pada tahun 622 Masehi. Kalender Islam Hijriah ini menggunakan perhitungan bulan, dan mulai hari baru ketika matahari terbenam, bukan tengah malam pukul 00:00 seperti Masehi.

2. Tahun Baru Saka, berdasarkan kalender umat Hindu Bali. Menurut situs Parisada Hindu Dharma Indonesia, tahun baru ini sejarahnya adalah ketika terjadi konflik antar suku di India, Suku Saka yang dipimpin oleh Raja Kaniskha I memenangkan pertikaian tersebut. Saat itu bertepatan dengan bulan Maret tahun 78 Masehi. Perayaan ini dikenal juga dengan Hari Raya Nyepi, karena umat Hindu merayakannya dengan ritual “menyepi” sehari semalam.

3. Tahun Baru Imlek, dirayakan oleh bangsa Tionghoa dengan mengacu kepada pergerakan bulan, karena kata ‘Imlek’ sendiri dalam bahasa/dialek Hokkian berarti ‘penanggalan bulan’, atau ‘Yin Li’ dalam bahasa Mandarin. Banyak versi yang menceritakan sejarah tahun baru ini, sehingga agak sulit untuk ditulis di sini karena takut salah, yang jelas di negeri Cina tahun baru Imlek dimulai selalu di awal musim semi, musim di mana sesuatu yang lama digantikan oleh yang baru. Di beberapa tulisan juga menyebutkan bahwa acuan kalender Imlek ini menggunakan perhitungan gabungan matahari, bulan, 2 energi yin-yang, konstelasi bintang atau astrologi shio, 24 musim, dan 5 unsur alam.

Sementara untuk Hari Raya, di Indonesia punya banyak Hari Raya (baca: hari libur nasional). Mulai dari Idul Fitri, Idul Adha, Maulid, Isra Mi’raj, Natal, Paskah, Waisak, hingga Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Kesemuanya memiliki ucapan–ucapan khas tersendiri, tidak bisa disamakan menjadi ‘selamat hari raya’, apalagi ketika 17 Agustus, mosok jadi Selamat Hari Raya Proklamasi???

Khusus untuk Tahun Baru, apalagi yang memiliki sejarah panjang dan teknik yang rumit sehingga akhirnya tercipta sebuah sistem kalender baru, tampaknya harus tetap menggunakan pengucapan ‘selamat tahun baru’. Paling tidak untuk lebih menghargai upaya penciptaan penanggalan rumit tersebut, dan juga pada hari itu bukanlah sekadar sebuah hari raya yang biasa karena menyangkut kehidupan yang akan dilalui satu tahun ke depan. Selamat Tahun Raya di Hari Baru :D

Sumber: Bahasa, please!

Print Artikel Ini Print Artikel Ini
Posted by on Jan 29 2012. Filed under Sosial-Budaya. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

RSS Planet Aggregator

  • Harga Ponsel Android Hemat Batere Huawei Honor dibawah 3 juta
  • Lari Pagi Kenangan Manis di SMP Labschool Jakarta
  • Lagu anak sepanjang masa
  • Rencana Pembangunan Taman Bacaan Excellent : Awal Maret 2012
  • Kumpulan Artikel & Tutorial Mengenai Zimbra Mail Server
  • Summary Proses Instalasi & Konfigurasi Mail Server untuk Production Server (Live)-Bagian 2
Bergabunglah dengan lebih dari 1674 blogger. Jumlah inipun masih akan terus bertambah jadi jangan menunggu menjadi orang yang terakhir bergabung dengan kami.

Siapa saja yang sudah terdaftar?

Login

Login Anggota
Lost Password?

Penghargaan: Blog Komunitas berbasis Wilayah Terbaik 2010


Amprokan Blogger

Amprokan Blogger | Temu Blogger Nusantara

Sponsor



Bergabung dengan Milis Blogger Bekasi

Banner Komunitas

Komunitas Blogger Bekasi

Copykan Kode dibawah ini ke Blog/Website Anda!

© 2012 Komunitas Blogger Bekasi. All Rights Reserved. Log in

Switch to our mobile site

- Designed by Gabfire Themes