Refleksi 1/4 Abad Perjalanan Seorang Hamba
Agama Wednesday, March 17th, 2010 700 views
Print Artikel Ini
Kehidupan ini selalu mengalir bagai air dan selalu berputar bagai roda. Hari-hari berlalu tanpa jejak dan bekas. Sebuah sandiwara kehidupan yang tidak bisa terulang kembali, Seorang Ulama Besar pernah menanyakan, “Hal apakah yang paling jauh di dunia ini ?” Yang paling jauh di dunia ini adalah “Hari Kemarin”. Sedetik apapun yang terlewat di depan kita tidak bisa di ulangi kembali 100%. Betul ? ? ? Tak terasa perjalanan hidup ini sudah 1/4 Abad. Masih banyak amanah dan tanggung jawab yang belum di penuhi, masih tersisa banyak dosa yang melumuri, semoga taubat ampunan ini bisa di kabuli.
Di akhir zaman ini makin banyak yang samar-samar (syubhat), tidak jelas mana halal dan mana yang haram. Moga hamba tidak terjerumus di dalamnya. Hamba-pun bersimpuh di hadapan Mu Ya Robb, “Hamba Menangis Ketika Lahir
dan Orang-Orang Pun Tersenyum Mengelilingi Hamba. Jadikan Hamba Tersenyum
Ketika Tiada Di Saat Orang-Orang Menangisi Hamba”, Amin. (13 Maret 2010)
Salam Dunia Akhirat,
Didin

Print Artikel Ini





Tidak salah mas Din tak tunjuk sebagai anggota Tim LBC.
Dijamin amanah dan menyelesaikan masalah. Bukan begitu pak Irfan dan mbak Ajeng?
Salam LBC
[Reply]