Apa Mereka Sudah Merdeka?
Sosial-Budaya Thursday, August 19th, 2010 496 views
Print Artikel Ini
Kemerdekaan adalah:
- (kata benda) saat di mana sebuah negara meraih hak kendali penuh atas seluruh wilayah bagian negaranya.
- (kata benda) saat di mana seseorang mendapatkan hak untuk mengendalikan dirinya sendiri tanpa campur tangan orang lain dan atau tidak bergantung pada orang lain lagi.
Tapi apa iya kita sudah merdeka?
Coba tengok, masih ada yang harus mengais-ngais tempat sampah hanya untuk sekedar makan,masih ada juga yang hanya bisa merasakan makan 2 hari sekali,masih ada juga yang tidak bisa mendapat pendidikan yang layak.
Apa kita sudah merdeka?
Ketika anak – anak yang seharusnya masih merasakan nikmatnya bersekolah justru harus banting tulang di jalan, mengais diantara tumpukan sampah, mengharap rupiah demi menyambung hidup membantu orangtua, melupakan cita – cita mereka. Atau ketika mereka dikeluarkan dari sekolah karena tidak mampu membeli seragam, tidak mampu membeli buku, atau ketika ketahuan guru kalau mereka sedang mengamen demi mendapat tambahan penghasilan membantu orang tua.
Miris sekali.
Mengapa pendidikan menjadi kian mahalnya bagi mereka. Padahal dalam Pasal 31 ayat 1 disebutkan bahwa Tiap-tiap warga negara berhak mendapat pengajaran dan pada ayat 2 disebutkan bahwa Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pengajaran nasional yang diatur dengan undang-undang.
Berapa banyak anak yang hak untuk mendapat pendidikannya terabaikan. Berapa banyak anak – anak yang belum mendapat penghidupan yang layak.
Apakah mereka sudah merdeka?
Ketika banyak para penguasa berebut jabatan & mempertebal pundi – pundi kekayaan mereka, yah buat mereka itu Merdeka. Merdeka artinya bebas menghalalkan segala cara untuk memperkaya diri sendiri. Asik dengan komputer mewah, mobil mewah, laptop mewah, rumah mewah. Gaji besar, jalan – jalan keluar negeri dengan dalih studi banding (tapi ngga pernah ada realisasinya).
Mungkin, buat anak – anak ini, merdeka artinya mereka bisa bebas pergi ke sekolah tanpa takut atau malu karena belum bayaran, tidak bisa beli seragam, tidak bisa beli buku, tidak perlu lagi menunggu jatah makan 2 hari sekali, tidak perlu main kucing – kucingan dengan petugas Satpol PP ketika sedang mengamen.
Memperingati kemerdekaan bukan hanya sekedar seremoni upacara bendera, mendengarkan kembali pidato Proklamasi, lomba balap karung atau makan kerupuk saja. Memperingati kemerdekaan seharusnya memaknai perjuangan yang sudah dilakukan & mengisi kemerdekaan dengan melakukan hal yang bermanfaat, tidak hanya untuk diri sendiri tapi juga untuk orang lain. Untuk mereka yang masih belum merasakan apa yang kita rasakan.
***
Courtesy Photo by : M Harun Alrasyid, SeBUAI & Koleksi Pribadi
+++ Adyanti Rahmarina "music,coffee,book and writing"
Print Artikel Ini





[...] This post was mentioned on Twitter by bloggerbekasi, adyanti rahmarina. adyanti rahmarina said: http://bloggerbekasi.com/2010/08/19/apa-mereka-sudah-merdeka.html [...]
merdeka itu ternyata benar2 subyektif ya sob
[Reply]
adyanti rahmarina Reply:
August 25th, 2010 at 10:30 PM
@White Diamond Ring, betul,,,,,merdeka itu satu kata tapi maknanya berbeda buat tiap orang
[Reply]
orang pinggiran oyaeo diterik mentari oyaeo dijaln becek oyaeo iwan fals DKK
orang penting oyaeo di gedung putih oyaeo orang penting oyaeo da dalam mobil RI 1 menari bernyayi
nice artikel GAN
[Reply]
adyanti rahmarina Reply:
August 25th, 2010 at 10:30 PM
@obat tradisional tumor ovarium kista, tengkyu dah nyimak & komen gan
[Reply]